You are currently viewing Kapolres: Pencurian Kabel Rapih dan Terorganisir
Kapolres Bolmong, AKBP Gani Siahaan didampingi Kasat Reskrim, AKP Ronny Maridjan dan Kasubbag Humas, AKP Syaiful Tammu, Rabu, 05 September 2018, menggelar konferensi pers tentang kasus pencurian kabel tembaga milik PT Conch dan kasus pembunuhan berencana terhadap Karto Mokoginta.

Kapolres: Pencurian Kabel Rapih dan Terorganisir

KRIMINALITAS

BOLMONG, publikreport.com – Kepolisian Resort (Polres) Bolaang Mongondow (Bolmong) berhasil membongkar ‘sindikat’ aksi pencurian kabel voksal tembaga milik PT Conch yang terjadi pada Kamis, 16 Agustus 2018, malam.

“Pencurian kabel ini melibatkan 42 orang tersangka yang terbagi dalam tiga kelompok. JA memimpin kelompok 11 orang, NH memimpin 16 orang dan YT memimpin 13 orang,” jelas Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bolmong, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Gani Siahaan pada konferensi pers, Rabu, 05 September 2018 di Mapolres.

Dari total terduga pelaku, Gani mengungkapkan, 6 orang sudah ditangkap, 33 orang menyerahkan diri dan 3 lainnya masih buron.

“Para tersangka sudah ditahan dan dalam waktu dekat ini akan segera dilimpahkan ke kejaksaan,” ungkap Gani yang didampingi Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim), Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ronny Maridjan dan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas), AKP Syaiful Tammu.

BACA JUGA: Pembunuhan Karto Diduga Terkait Ilmu Hitam

Aksi pencurian tersebut, menurut Gani, berjalan cukup rapi dan terkesan terorganisir, serta diduga melibatkan orang dalam.

“Pencurian ini mengakibatkan perusahaan mengalami kerugian sekitar Rp3 miliar,” ujarnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, Gani membeberkan, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain enam karung kabel, mobil Xenia Nomor Polisi (Nopol) DB 1628 MI, gergaji besi, delapan pisau cutter beserta mata pisau dan potongan kulit kabel. | RIO YANTO

Leave a Reply