Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Manado, Komisaris Besar (Kombes) Benny Bawensel didampingi Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Manado, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tommy Aruan pada konferensi pers, Senin 15 Juli 2019 terkait pengungkapan kasus pencurian bermodus pecah kaca mobil.
Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Manado, Komisaris Besar (Kombes) Benny Bawensel didampingi Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Manado, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tommy Aruan pada konferensi pers, Senin 15 Juli 2019 terkait pengungkapan kasus pencurian bermodus pecah kaca mobil.

Kapolresta Manado: Tiga Tersangka Lain Dalam Proses di Polres Minut

KRIMINALITAS

MANADO, publikreport.com – Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Manado, Komisaris Besar (Kombes) Benny Bawensel menjelaskan, tiga tersangka lain kasus bermodus pecah kaca mobil saat ini sedang dalam proses di Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Utara (Minut). Masyarakat diimbaunya agar berhati-hati saat meninggalkan kendaraan bermotor.

Kami menghimbau masyarakat apabila meninggalkan mobil agar dalam keadaan terkunci serta tidak meninggalkan barang-barang berharga di dalam mobil,” kata Benny pada konferensi pers, Senin 15 Juli 2019, terkait pengungkapan kasus pencurian bermodus pecah kaca mobil yang terjadi di ruas Jalan RE Martadinata, Kairagi, Manado, Rabu 10 Juli 2019, lalu.

Salah satu tersangka berinisial ATA alias Vikar (25), warga Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara (Malut) yang merupakan residivis spesialis pecah kaca mobil, Benny mengatakan, berhasil diamankan Tim Reserse Mobile (Resmob) Polresta Manado pada Sabtu 13 Juli 2019, saat akan menjual barang hasil curian.

Tersangka Vikar diketahui baru keluar Lapas (Lembaga Pemasyarkatan) pada 13 Juni, lalu,” jelasnya.

Awalnya, Benny menceritakan, tersangka dari Bitung dan melihat mobil Nissan Grand Livina milik korban yang terparkir di pinggir jalan. Kedua pelaku mendekat lalu memecahkan kaca mobil menggunakan obeng, kemudian mengambil tas berisi dompet, handphone dan buku service mobil,.

Korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp5 juta,” ujar Benny yang didampingi Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Manado, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tommy Aruan. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply