You are currently viewing Kapolri Instruksikan Kapolda Berangus Premanisme dan Pungli
Komjen Agus Andrianto, Kabareskrim Mabes Polri.

Kapolri Instruksikan Kapolda Berangus Premanisme dan Pungli

HUKUM & KRIMINALITAS

JAKARTA, PUBLIKREPORTcom – Surat Telegram Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Nomor: ST/1251/VI/HUK.7.1/2021 tanggal 15 Juni 2021, ditujukan kepada para Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) se-Indonesia. Telegram Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini guna memberangus premanisme dan pungli (pungutan liar) di pelabuhan dan sekitarnya.

Aksi premanisme dan pungli dinilai telah menimbulkan keresahan dan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan lemahnya daya saing nasional serta menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

Berikut lima hal yang harus dijalankan Kapolda sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri itu.

  • Melaksanakan kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (K2YD) di kawasan pelabuhan yang ada di wilayah masing-masing dengan sasaran aksi premanisme.
  • Melaksanakan penegakan hukum terhadap segala aksi premanisme di kawasan pelabuhan yang ada di wilayah masing-masing.
  • Meningkatkan upaya pencegahan pungutan liar bersama unit pemberantasan pungli di kawasan pelabuhan di wilayah masing-masing.
  • Penegakan hukum bersama APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) terhadap aksi pungli yang terjadi di kawasan pelabuhan di wilayah masing-masing.
  • Melaporkan hasil kegiatan kepada Kapolri up Kabareskrim (Kepala Badan Reserse Kriminal).

Kabareskrim, Komisaris Jenderal (Komjen) Agus Andrianto menjelaskan, Surat Telegram itu keluar atas perintah Presiden RI, Jokowi (Jokowi) yang meminta Kapolri untuk menuntaskan pungli dan premanisme yang membuat sopir di pelabuhan mengeluh.

“Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) harus kondusif, guna mendukung akselerasi pemulihan ekonomi nasional,” jelas Agus Rabu 16 Juni 2021.

Saat ini program pemulihan ekonomi nasional, Agus mengatakan, terus digenjot oleh pemerintah.

“Jangan sampai aksi premanisme dan pungli menjadi penghambat. Negara tidak boleh kalah dengan aksi-aksi premanisme tersebut,” tegasnya. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply