PUBLIKREPORT.com

RSUD Anugerah Minim Pasien dan Alkes

RSUD Anugerah Tomohon. (foto: donny/publikreport.com)

RSUD Anugerah Tomohon. (foto: donny/publikreport.com)

Setahun terakhir ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Tomohon beroperasi. Sayangnya rumah sakit milik Pemerintah Kota Tomohon ini masih sepi pasien dan minim alat kesehatan (Alkes). Memang rumah sakit yang berada di perkebunan Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan ini dibangun Pemerintah Kota Tomohon dilokasi yang cukup jauh dari permukiman penduduk. Namun bukan karena jauh dari permukiman sehingga RSUD Type D ini kurang diminati keluarga pasien, tapi karena rumah sakit ini tidak menerima pasien pemegang kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), karena belum terakreditasi serta masih minimnya fasilitas Alkes.

Selain belum terakreditasi, peralatan di rumah sakit ini masih sangat terbatas. Untuk Alkes (Alat Kesehatan), butuh Rp60 miliar. Tapi APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Tomohon baru bisa siapkan Rp14 miliar. Jadi masih minus sekitar Rp36 miliar,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tomohon, Djoni Kereh kepada publikreport.com, belum lama ini.

Fasilitas Alkes minim dan belum terakreditasi… tapi rumah sakit ini sudah digembar-gemborkan oleh Walikota Tomohon dan jajarannya, sehingga pengoperasionalan rumah sakit ini terkesan dipaksakan, hanya demi prestise alias pencitraan saja. Sebab Kota Tomohon memiliki dua rumah sakit swasta yang letaknya berada di lokasi strategis dan cukup terkenal di Sulawesi Utara. Kedua rumah sakit swasta ini, yakni Rumah Sakit Umum (RSU) Bethesda milik Yayasan Kesehatan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) dan RSU Gunung Maria milik Yayasan Kesehatan Katolik.

Mengapa pengoperasionalan RSUD Anugerah Tomohon terkesan dipaksakan dan hanya pencitraan kepala daerah saja? Salah satu staf kepegawaian rumah sakit itu kepada publikreport.com mengungkapkan rumah sakit itu memiliki 71 kamar dengan jumlah pegawai sebanyak 354 orang. Sementara, menurut Direktur RSUD Anugerah Tomohon, dr Jerry Bororing, pasien rumah sakit itu baru 8 orang, berdasarkan data Selasa 14 Mei 2019, pagi.

BACA JUGA: Pustu/Poskesdes Terlantar, Kepala Dinas: Jarang Kunjungan Masyarakat

BACA JUGA: RSUD Anugerah Tomohon Belum Terima Pasien BPJS

Read Previous

Ratusan Personil Polda Sulut Siap Diberangkatkan ke Jakarta

Read Next

Mengintip Kuliner Khas Belanda, Maatjes Herring

Leave a Reply