PUBLIKREPORT.com

Kasus Pembunuhan, KP Ditangkap Polisi

Saat itu juga tersangka mengambil parang lalu menikam dada kiri korban. Korban kembali terjatuh. Tersangka kemudian membacok tangan kiri, lengan kanan dan kepala bagian belakang korban.

MELONGUANE, publikreport.com – Darma Saweduling (53), warga Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin 27 Januari 2020, tewas karena ditikam dan bacokan senjata tajam jenis parang. Tak lama usai peristiwa tersebut, personil Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Talaud, mengamankan lelaki berinisial KP (42), warga Bowombaru Utara, Kecamatan Melonguane Timur.

Tersangka beserta barang bukti, yakni sebilah parang berhasil kami amankan beberapa saat usai kejadian. Tersangka sudah berada di Mapolres,” jelas Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kepulauan Talaud, Inspektur Satu (Iptu) M Maulana Miraj.

Korban, Maulana menjelaskan, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mala.

Informasi yang diperoleh kepolisian menyebutkan, pagi hari itu, sekitar jam 07.30 WITA, korban bersama isteri dan kedua anaknya sedang duduk di depan warung milik mereka yang berada di sekitar pertokoan Kelurahan Melonguane Timur. Tak lama kemudian tersangka lewat menggunakan bentor (becak bermotor). Entah sebab apa, korban mengambil sebongkah batu lalu melemparkannya ke arah tersangka, dan kena di pelipis kanan.

Tersangka pulang ke tempat kostnya, mengambil sebilah parang lalu menaruhnya di atas tempat duduk bentor. Setelah itu tersangka menuju Pasar Lama Melonguane dan berhenti di depan sebuah toko.

Korban lalu menghampiri tersangka sambil membawa batu, dan lagi-lagi melempar tersangka. Tersangka mengambil batu tersebut dan dilempar balik ke korban, kena di dadanya hingga terjatuh.

Saat itu juga tersangka mengambil parang lalu menikam dada kiri korban. Korban kembali terjatuh. Tersangka kemudian membacok tangan kiri, lengan kanan dan kepala bagian belakang korban.

Kasus ini, Iptu M Maulana Miraj menyatakan masih didalami untuk mengetahui motif penganiayaan hingga meninggalnya seseorang.

Tersangka merupakan residivis kasus serupa pada tahun 2007 silam, yang sempat mendapat putusan hukuman sepuluh tahun penjara,” terangnya.

 

JEHEZKIEL KR

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Musrembang Desa Matungkas Prioritaskan Objek Wisata

Read Next

Pasar & Terminal Beriman Menjadi Pasar & Terminal Beriman Wilken

Leave a Reply