Ilustrasi perkawinan.
Ilustrasi perkawinan.

Kebijakan Dindukcapil Disorot BKSAUA

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Kebijakan Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil), yakni kembali memisahkan peneguhan perkawinan dan pencatatan perkawinan mendapat sorotan dari salah satu anggota Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Tomohon.

“Kami (BKSAUA, red) akan meminta Dindukcapil Kota Tomohon agar meninjau kembali kebijakan memisahkan peneguhan/pemberkatan perkawinan dan pencatatan perkawinan,” kata salah satu anggota BKSAUA Kota Tomohon, Pendeta Hanny Palendeng STh, kepada publikreport.com, Kamis 17  Februari 2019.

Aturan Penggunaan Jalan untuk Pesta Pernikahan dan Kepentingan Pribadi Lainnya

Permintaan peninjauan atas kebijakan ini, menurut Hanny, dengan pertimbangan agar pasangan yang telah diteguhkan dalam pemberkatan di gereja, tidak repot atau malah lupa untuk melakukan pencatatan perkawinan di Dindukcapil.

“Sebaiknya, pemberkatan dan pencatatan perkawinan disatukan kembali di gereja. Mengingat ada pasangan nikah yang karena sibuk kemudian dalam beberapa hari kedepan belum atau tidak melakukan pencatatan perkawinan di Kantor Dindukcapil,” jelas Hanny Palendeng yang saat ini melayani sebagai Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Baitel Kamasi.

Pencatatan Sipil Sebagai Legalitas Perkawinan

Leave a Reply