You are currently viewing Kegiatan Ekspor oleh Pelaku Usaha UMKM
Ilustrasi.

Kegiatan Ekspor oleh Pelaku Usaha UMKM

Saya dan keluarga memiliki perkebunan kopi yang dikelola secara kekeluargaan. Kami mendapatkan penawaran dari luar negeri untuk mengekspor biji kopi kami kepada mereka. Kami belum memiliki badan usaha apapun dan berpikir untuk mempersiapkannya agar membantu masyarakat desa kami. Apakah pendirian UKM dapat diizinkan untuk melakukan kegiatan ekspor ini? Terima kasih.

Jawaban:

Intisari:

Pada dasarnya, kegiatan ekspor dapat dilakukan oleh orang perseorangan, lembaga atau badan usaha, baik berbentuk badan hukum atau bukan badan hukum. Perizinan di bidang ekspor diterbitkan oleh Menteri Perdagangan atau pejabat yang diberi wewenang untuk menerbitkan perizinan.

Oleh karena itu, Anda dapat memilih badan usaha apa saja yang ingin Anda dirikan untuk melakukan ekspor.

Selain melakukan pendirian badan usaha, hal lain yang harus Anda perhatikan adalah apakah ada ketentuan lebih lanjut terkait barang yang akan Anda ekspor. Misalnya dalam pertanyaan Anda, Anda ingin mengekspor kopi, apakah kopi termasuk barang bebas ekspor, barang dibatasi ekspor, atau barang dilarang ekspor; dan apakah ada ketentuan-ketentuan lain terkait hal tersebut.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

Ulasan:

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Perlu diketahui bahwa proses yang ada adalah proses pendirian badan usaha, bukan pendirikan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (“UMKM”). UMKM merupakan pengelompokan usaha berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan (kekayaan bersih dan hasil penjualan tahunan).

Kegiatan pelaku UMKM diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (“UU 20/2008”).

Leave a Reply