You are currently viewing Kejaksaan Tahan Tersangka Korupsi Dana Desa
Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Selasa 19 Desember 2017 menahan DM alias Dedy tersangka kasus dugaan korupsi dana desa 2015. Dedy ditahan di Rutan Kotamobagu.

Kejaksaan Tahan Tersangka Korupsi Dana Desa

HUKUM

KOTAMOBAGU, publikreport.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, Selasa 19 Desember 2017, menahan mantan Penjabat (Pj) Kepala Desa Modayag Kecamatan Modayag Kabupaten Bolmong Timur (Boltim), DM alias Dedy. Dedy ditahan karena kasus dugaan korupsi dana desa tahun 2015 lalu.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kotamobagu, Dawan Manggalupang SH menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, dana desa yang seharusnya untuk pembangunan sarana sanitasi pemukiman warga senilai Rp160 juta, sama sekali tidak digunakan. Dana yang bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) itu, ternyata hanya digunakan untuk kepentingan pribadinya.

“Dari hasil pemeriksaan, ternyata dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi,” kata Dawan yang didampingi Kasi Intel Evans Sinulingga SH MH saat diwawancarai sejumlah wartawan.

BACA JUGA: Sri Mulyani: Dana Desa Naik, Kemiskinan Belum Turun

BACA JUGA: Kemendes Dorong Pemerintah Desa Bangun Infrastruktur Olahraga

Dedy yang berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil) Pemerintah Kabupaten Boltim itu, menurut Dawan ditetapkan sebagai tersangka oleh kejaksaan karena dinilai telah melakukan penyelewengan dana desa 2015.

Terkait kasus tersebut, Dawan melanjutkan, penyidik Kejari Kotamobagu sebelumnya telah memanggil sejumlah aparatur untuk dilakukan pemeriksaan. Mereka yang dipanggil, antaranya Kepala Inspektorat Boltim, Kepala BPMD (Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa), Sekdes (Sekretaris Desa) dan Bendahara Modayag, serta sejumlah aparat desa lainnya.

Sebelum ditahan pihak Kejaksaan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada tersangka.

Dedy dijerat dengan Undang-Undang (UU) Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman 20 tahun penjara. | TOTABUAN.co

Leave a Reply