You are currently viewing Kelompok Tani Akan Kembali Divalidasi
Bertempat di Perkebunan Waruga, Kakaskasen, Walikota Tomohon, Caroll JA Senduk melantik tiga kelompok tani, masing-masing Kelompok Tani Victory, Manguni dan Sumaru Endo, Kamis 06 Mei 2021.

Kelompok Tani Akan Kembali Divalidasi

Pembentukan kelompok tani tahun 2021 (sebagaimana dikutib dari sipp.menpan.go.id):

Persyaratan

Calon/kader anggota kelompok tani harus orang yang bertanggung jawab dan bisa diatur dalam kelompok sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

Untuk Pengurus Gapoktan/Poktan (Gabungan Kelompok Tani/Kelompok Tani) terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara dan seksi tidak berstatus sebagai aparat/PNS (Pegawai Negeri Sipil)/pamong desa.

Anggota kelompok tani harus memiliki kegiatan usaha taninya sebagai mata pencaharian utama.

Fungsi utama kelompok tani sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi.

Kelompok tani ditumbuhkembangkan dari, oleh dan untuk petani dengan jumlah anggota antara 20-30 orang petani atau disesuaikan dengan kondisi lingkungan masyarakat dan usaha taninya.

Susun AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai anggota sesuai aturan-aturan yang sudah disepakati

Sistem, Mekanisme dan Prosedur

Anggota Kelompok tani wajib mengumpulkan KTP (Kartu Tanda Penduduk) sebagai syarat dan keperluan lainnya dalam kelompok.

Nama pengurus dan anggota Kelompok tani harus sesuai dengan KTP.

Buat musyawarah rapat bersama guna membahas perencanaan pembentukan kelompok tani dan segala administrasi harus lengkap.

Buatlah kesepakatan bersama dalam perencanaan pembentukan kelompok tani tersebut (tanaman pangan, peternakan dan perkebunan).

Setelah kelompok tani terbentuk, memiliki absensi rapat/musyawarah, KTP anggota dan pengurusnya dibuat berita acara pembentukan dan pengukuhan lalu didaftarkan ke BPP.

Setiap anggota kelompok harus berkomitmen agar mau bekerja sama dan berani berkorban baik secara materil maupun moril agar kelompok tani berjalan dengan lancar.

Kelompok tani yang sudah dilaporkan ke BPP, datanya beserta seluruh anggotanya harus di entry NIK (Nomor Induk Kependudukan0 oleh admin kecamatan sesuai prosedur dan persyaratan yang lengkap agar dapat dimuat dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN) dengan persetujuan Kepala BPP.

BPP melaporkan/mengirimkan kelompok tani yang sudah terdaftar di SIMLUHTAN ke Dinas Pertanian dan Perkebunan di Seksi Penyuluhan agar kelompok tani dapat dikukuhkan dalam Surat Keputusan Bupati.

Bagi kelompok tani penerima bantuan/hibah harus kelompok yang sudah definitif (dimuat dalam SIMLUHTAN serta dikukuhkan dengan Surat Keputusan Bupati).

Gapoktan beranggotakan paling kurang tiga poktan.

Kepala desa/lurah sebagai penanggung jawab pengembangan kelembagaan petani diwilayah desa/kelurahan.

Camat sebagai penanggung jawab pengembangan kelembagaan petani diwilayah kecamatan.

Bupati/Walikota sebagai penanggung jawab pengembangan kelembagaan petani diwilayah kabupaten/kota.

Leave a Reply