You are currently viewing Kepala Dinkes Sulut Bantah Isu di Medsos
Debie Kalalo, Kepala Dinkes Provinsi Sulut.

Kepala Dinkes Sulut Bantah Isu di Medsos

MANADO, publikreport.com – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Debie Kalalo membantah isu yang beredar di media sosial (medsos) ada satu keluarga Warga Negara Asing (WNA) asal China yang bersembunyi di Hotel Four Points Manado dan telah diisolasi karena terpapar virus corona. Isu di medsos itu juga meminta masyarakat untuk tidak pergi ke hotel tersebut dan kawasan Mantos agar tidak terjangkit virus corona yang dapat menyebar melalui penggunaan AC.

Berikut klarifikasi Dinkes Sulut yang ditanda tangani langsung Kepala Dinkes Sulut, Debie Kalalo sebagaimana dilansir hubmaspemprovsulut.com, Rabu 05 Januari 2020.

BACA JUGA: Menkes Pastikan Turis China ke Sulut Sehat

BACA JUGA: Antisipasi Virus Corona, Pengawasan Penumpang di Bandara Sam Ratulangi Diperketat
BACA JUGA: Virus Corona: Definisi, Gejala, Pengobatan, Pencegahan

  1. Tidak benar mereka dalam status bersembunyi. Mereka adalah wisatawan yang melanjutkan waktu liburan mereka di Provinsi Sulawesi Utara secara resmi dan dipantau oleh travel agent yang membawa mereka kesini. Mereka tiba di Provinsi Sulawesi Utara tanggal 21 Januari 2020.
  2. Tidak benar bahwa satu keluarga sakit. Yang mengalami gejala demam adalah balita (bawah lima tahun) berumur 2 tahun 6 bulan pada tanggal 30 Januari 2020 dan pada tanggal 3 Februari 2020 mengalami gejala batuk pilek. Oleh indikasi ini maka yang bersangkutan masuk dalam kriteria pengawasan dan dimasukkan kedalam ruang isolasi RSUP (Rumah Sakit Umum Pusat) Prof Kandou Manado. Karena keberadaan yang bersangkutan yang masih balita, maka kedua orang tuanya juga harus ikut mendampingi yang bersangkutan. Sampel dari yang bersangkutan telah diambil dan diperiksa di Puslitbangkes Kemenkes, dan dalam waktu yang tidak terlalu lama status yang bersangkutan sudah akan diketahui.
  3. Tidak ada bukti ilmiah bahwa penyakit 2019 nCoV menular lewat sistem pendingin udara central. Karena diperlukan partikel bersin dan batuk yang cukup besar untuk virus bisa bertahan. Pemanasan oleh sinar matahari akan membuat virus menjadi aktif.

Demikian klarifikasi resmi. Kami memohon masyarakat untuk tidak cepat percaya terhadap hoaks dan tidak menyebarkannya tanpa ada klarifikasi,” serunya. | VERONICA DSK

Leave a Reply