Rumah Sakit Umum (RSU) Gunung Maria Tomohon.
Rumah Sakit Umum (RSU) Gunung Maria Tomohon.

Kepala Dinkes Tomohon Tuding RSU Gunung Maria Ada Pelanggaran

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tomohon, Deesje V Liuw MBiomed, mengakui apabila ada permasalahan antaraa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dengan manajemen Rumah Sakit Umum (RSU) Gunung Maria Tomohon. Permasalahan ini, menurutnya, sudah difasilitasi pemerintah dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon dan salah satu anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Sejak tanggal 23 Desember 2019, terjadi pelangaran administrasi di RSU Gunung Maria Tomohon, karena kerja sama antara BPJS dan rumah sakit itu,” kata Deesje melalui siaran pers Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota (Setdakot) Tomohon, Jumat. 17 Januari 2020.

Pihak BPJS Kesehatan memutuskan kerja sama dengan RSU Gunung Maria, lantaran banyak syarat yang diminta tidak dipenuhi.

Semua layanan kesehatan masyarakat yang melaksanakan kerja sama dengan BPJS, Deesje menegaskan, panduannya adalah Memorandum of Understanding (MoU). Mou tidak boleh dilanggar. Kalau dilanggar ada konsekwensi sebagaimana tertuang dalam kesepakatan bersama.

“Yang pasti, tentu para pasien dan masyarakat umum yang dirugikan,” ujarnya.

RSUD Anugerah Tomohon Belum Terima Pasien BPJS

Permasalahan antara BPJS dan RSU Gunung Maria ini, Deesje mengungkapkan, telah difasilitasi, pada Rabu dan Kamis- 15 dan 16 Januari 2020 -. Fasilitasi pertama oleh pemerintah dan DPRD Kota Tomohon pada Rabu 15 Januari 2020, melalui hearing (rapat dengar pendapat) dengan pihak RSU Gunung Maria dan BPJS serta Dinkes Kota Tomohon. Kemudian pada Kamis 16 Januari 2020, difasilitasi Gubernur Provinsi Sulut.

Karyawan Ratusan Orang, RSUD Anugerah Minim Pasien dan Alkes

“Sudah dilaksanakan mediasi dan RSU Gunung Maria sudah mendaftar kembali untuk kerja sama. Tinggal menunggu proses selanjutnya dari BPJS,” bebernya.

BPJS Tomohon Dilaporkan ke Ombudsman
Miliaran Rupiah Tunggakan BPJS di RSUD Walanda Maramis
BPJS ‘Berhutang’ Miliaran Rupiah pada RSUD Liunkendage

“Jadi permasalahan BPJS dengan RSU Gunung Maria telah selesai. Proses selanjutnya RSU Gunung Maria tinggal menunggu pengaktifan kembali dari pihak BPJS,” sambungnya.

Sejak 01 Januari 2020, Deesje mengatakan, RSU Gunung Maria tetap melayani pasien non BPJS Kesehatn, BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja,  asuransi lainnya serta perusahaan yang bekerja sama. Pasien BPJS yang dilayani hanya yang dalam pelayanan darurat di IGD (Instalasi Gawat Darurat) dan mengancam nyawa serta membahayakan diri orang lain dan lingkungan. | DORANG

Leave a Reply