PUBLIKREPORT.com

Kepala KPHL Akui Pengawasan Hutan Lindung Lemah

“Satu petugas akan mengawasi 500 hektar”

Rainier Dondokambey, Kepala Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit VI Wilayah Manado, Minut dan Bitung.

AIRMADIDI, publikreport.com – Kepala Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit VI Wilayah Manado, Minahasa Utara (Minut) dan Bitung, Rainier Dondokambey mengakui pengawasan hutan lindung masih sangat lemah, karena minimnya jumlah personil Polisi Kehutanan (Polhut) di Dinas Kehutanan  (Dinhut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Padahal keberadaan hutan lindung sangat penting untuk penyediaan air dan oksigen bagi makhluk hidup.

“Minim petugas di lapangan untuk melakukan pengawasan,” kata Rainier kepada wartawan, Rabu, 28 November 2018.

Instansi yang dipimpinnya (KPHL), menurut Rainier, hanya terdapat 23 Polhut yang bertugas mengawasi 27.100 hektar hutan lindung di tiga wilayah. 23 Polhut ini terdiri dari 11 ASN (Aparatur Sipil Negara) dan 12 Tenaga Harian Lepas (THL) sebagai petugas pembantu Polhut.

Jumlah maksimal petugas Polhut untuk mengawasi luasan hutan lindung di tiga kabupaten dan kota yang masuk dalam wilayah kerjanya, Rainier mengatakan, setidaknya berkisar 55-60 orang. Apalagi Kabupaten Minut memiliki hutan lindung yang paling besar.

“Satu petugas akan mengawasi 500 hektar,” katanya.

Tahun 2019 mendatang, Rainier mengungkapkan, dirinya akan mengusulkan penambahan petugas. Hal ini semata-mata untuk mengisi kekurangan.

“Penambahan perlu meskipun itu hanya bersifat THL yang akan kami rekrut,” tambahnya.

 

CHRISTIAN GLEN

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Material Longsor Hanya Dibersihkan Asal-asalan

Read Next

Gedung Balai Latihan Kerja Terkesan Diabaikan

Leave a Reply