You are currently viewing Evert Langkay

Evert Langkay

Tanggal 8 Oktober 1945 berdirilah sebuah organisasi yang bernama Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi atau KRIS.

Ketuanya Bart Ratulangi, Sekretaris Kahar Muzakar, urusan sosial oleh Zus Ratulangi dan Bagian Pertahanan dipegang Eivert Langkay, yang di kalangan KRIS lebih dikenal sebagai Panglima KRIS.

Sebelum proklamasi, Langkay memang menguasai semua berandalan di wilayah Senen dan sekitarnya. Ia memang sudah biasa memimpin pasukan. Pasukannya Surya Wirawan sudah dikenal luas.

Dari awal Laskar KRIS dikenal terlalu nekat. Pimpinan mereka antara lain Jan Rappar, Lombogia, Lukas Palar, Alex Pangemanan, Vence Lasut, Piet Sumilat, Heitje Korouw, Piet Sibi, Kodongan.

KRIS paling sering menyerang langsung ke markas Batalyon 10 tentara musuh di Kwitang, pasukan marinir di Menteng, dan berbagai pos penting di Jakarta, Kerawang, Yogyakarta, Surabaya, dan lainnya. Hampir tiap hari tentara sekutu harus menghadapi gempuran Laskar KRIS.

Tak jarang KRIS menerima order berperang dari kelompok pejuang lain jika hendak melakukan gempuran yang agak besar.

Setelah memimpin pengawalan para pemimpin republik, langsung berangkat ke Surabaya menemui Bung Tomo untuk membicarakan masalah yang menimpa keluarga-keluarga Minahasa yang mulai dibantai di kota ini. | STENLYADDY.BLOGSPOT.co.id

Leave a Reply