You are currently viewing Kominfo Dukung Sensor Deteksi Tsunami Dipasang di Palapa Ring
Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika RI.

Kominfo Dukung Sensor Deteksi Tsunami Dipasang di Palapa Ring

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan mendukung konsep dasar Badan Penelitian dan Pengkajian (BPPT) terkait Cable Based Tsunameter (CBT) untuk deteksi awal tsunami. CBT ini dicanangkan sebagai alternatif untuk menggantikan buoy yang memakan biaya operasional (operation expenditure) yang sangat besar.

Kendati demikian BPPT mengakui belanja modal (capital expenditure/CAPEX) CBT jauh lebih mahal dari buoy. Biaya pengeluaran modal bisa mencapai triliunan rupiah dengan asumsi BPPT membangun kabel bawah laut CBT sendiri.

Oleh karena itu BPPT berencana untuk menggunakan kabel broadband Palapa Ring untuk menaruh sensor sehingga bisa menekan CAPEX CBT. Rudiantara mengatakan akan mendukung konsep ini sebagai langkah mitigasi bencana.

“Saya sudah bicara dengan BMKG & BPPT. Kami dukung (CBT),” tutur Rudiantara saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat, 05 Oktober 2018.

Sebelumnya, Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam (TPSA) Badan Penelitian dan Pengkajian Teknologi (BPPT) Hammam Riza menceritakan biaya operasional buoy sangat tinggi. Bisa mencapai Rp600 juta per tahun dengan harga buoy sekitar Rp6 miliar.

“Dari Rp6 miliar tadi pukul rata maintenance bisa 10 sampai 20 persen per tahun,” kata Hammam.

Leave a Reply