You are currently viewing Kumtua Desa Sampiri Dituding Warga Hanya Berkantor di Rumah
Pertemuan di Kantor/Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Sampiri beberapa waktu lalu.

Kumtua Desa Sampiri Dituding Warga Hanya Berkantor di Rumah

AIRMADIDI, publikreport.com – Masyarakat Desa Sampiri, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mengeluhkan ulah Hukum Tua (Kumtua) mereka, Fecky Pieter, yang disinyalir hanya berkantor di rumah kediamannya. Padahal desa tersebut memiliki gedung kantor yang cukup representatif.

“Kantor Kumtua hanya dibuka saat akan ada pertemuan atau acara lainnya. Sementara untuk pelayanan surat menyurat dilakukan di rumah Kumtua dan itu seharusnya tidak dibenarkan,” kata Medzen Lumingkewas, salah satu warga Desa Sampiri kepada wartawan, Kamis, 18 Oktober 2018.

Leave a Reply