You are currently viewing Lagi, Gubernur Pimpin Rapat Penanggulangan Karhutla
Aparat Polsek Aertembaga bersama BNPB Kota Bitung dibantu warga sekitar berupaya memadamkan api yang membakar lahan kosong di Kelurahan Kasawari, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis, 13 September 2018.

Lagi, Gubernur Pimpin Rapat Penanggulangan Karhutla

MANADO, publikreport.com – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, Senin 16 September 2019, kembali menggelar rapat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), antaranya Panglima Daerah (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayor Jenderal (Mayjen) Tiopan Aritonang, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulut, Inspektur Jenderal (Irjen) Remigius Sigid Tri Hardjanto serta bupati dan walikota se-Sulut.

Dalam rapa tersebut, Olly menjelaskan tentang bencana karhutla yang terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) di arela kurang lebih 400 hektar (ha), Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) seluas kurang lebih 60 hektar (ha) dan daerah lain di Sulut.

Harus segera ditangani oleh semua pihak, termasuk pemerintah kabupaten dan kota,” tegasnya.

Hal-hal seperti ini saya kira perlu ada dukungan penuh dari pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten/kota karena kalau tidak ada dukungan kepada tim penanganan kebakaran ini saya kira tidak mungkin bisa jalan penuh,” sambungnya.

BACA JUGA: Tak Bisa Atasi Karhutla, Presiden: Copot Pangdam, Kapolda, Danrem dan Kapolres

Karhutla ini terjadi, menurut Olly, lantaran cuaca panas akibat musim kemarau. Kondisi ini diperkirakan bakal terjadi hingga bulan Oktober nanti, sehingga memerlukan kesepakatan bersama untuk menanganinya.

Kebakaran ini timbul karena suasana panas sehingga gampang terbakar. Dalam kesempatan ini saya mengajak agar supaya kesepakatan kita bersama dalam rangka penanganan karhutla bisa terlaksana,” ujarnya.

BACA JUGA: Penanggulangan Karhutla, Olly Sampaikan Pesan Presiden RI

BACA JUGA: Soal Karhutla, Ini Instruksi Gubernur Sulut

Untuk penanganan karhutla, Olly mencontohkan, di provinsi nanti akan dibentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Polda (Kepolisian Daerah) dan Kodam (Komando Daerah Militer). Di kabupaten/kota juga dibuat Satgas dengan Polres (Kepolisian Resort) dan Kodim (Komando Distrik Militer)

BACA JUGA: Antisipasi Karhutla, Minut Akan Alokasikan Rp1 M

Satgas ini juga bisa menggunakan dana yang sudah kita canangkan satu bulan ini untuk penanganan karhutla. Jadi bersama-sama kita sharing. Tim yang ada di kabupaten/kota kita sharing dari provinsi,” jelasnya. | VERONICA DSK

Leave a Reply