Empat Warga Rurukan Ini Diamankan Polisi
Empat warga Rurukan, Kecamatan Tomohon Timur, Minggu 04 April 2021, diamankan Tim URC Totosik Polres Tomohon karena diduga telah melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap korban BRS alias Bil (25), warga Kelurahan Talete 1, Kecamatan Tomohon Tengah.

Empat Warga Rurukan Ini Diamankan Polisi

KRIMINALITAS

TOMOHON, publikreport.com – Empat terduga pelaku tindak pidana pengeroyokan di Kelurahan Rurukan, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Minggu 04 April 2021. Korban pengeroyokan aalah lelaki berinisial BRS alias Bil (25), warga Lingkungan 1, Kelurahan Talete 2, Kecamatan Tomohon Tengah.

Keempat terduga pelaku masing-masing berinisial YMK alias Yeh (20), BK alias Bra (21), JK alias Jim (26) dan GP alias Gen (20). Keempatnya merupakan warga Kelurahan Rurukan 1, Kecamatan Tomohon Timur.

“Berbekal informasi dan data terduga pelaku yang sudah diperoleh, kami ke Kelurahan Rurukan, untuk mencari mereka. Saat kami melakukan pencarian di rumah salah satu saksi perempuan M, ternyata ke empat lelaki itu juga berada di situ. Saat itu juga, keempatnya kami amankan,” jelas Kepala Tim (Katim) URC Totosik Polres Tomohon, Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung.

Pengeroyokan terjadi, Yanny menceritakan, diduga karena didasari rasa cemburu dari salah satu pelaku, karena isterinya dicurigai memiliki hubungan dengan korban.

Peristiwa bermula saat isteri salah satu tersangka diantar pulang korban dengan menggunakan mobil usai bekerja di kios kuliner milik mertua korban. Mengetahui kalau istrinya diantar pulang oleh korban, YMK menghubungi rekan-rekannnya, dengan maksud akan menghadang mobil yang dikendarai korban di Kelurahan Rurukan.

Di jalan masuk Kelurahan Rurukan, tersangka YMK yang sudah membawa sebilah parang , langsung mengayunkan parang yang dibawanya ke kaca mobil bagian depan samping kiri dan kanan. Ia juga kemudian merusak kaca bagian belakang mobil dengan menggunakan parang.

Tinggalkan Balasan