Lima Tersangka Penganiayaan Ditangkap
Kelima lelaki yang tercatat warga Desa Atep Oki, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa ini, masing-masing IL alias Iwan (33), IR alias Rico (18), JS alias Jun (21), SM alias Stiv (16) dan AT alias Ari (17), Sabtu 08 Juni 2019, diamankan Tim Resmob Polres Minahasa dan Polsek Lembean Timur. Kelimanya diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Ahmad Ria (24), warga Desa Lalumpe, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, pada Kamis 06 Juni 2019.

Lima Tersangka Penganiayaan Ditangkap

KRIMINALITAS

TONDANO, publikreport.com – Lima orang lelaki tersangka atas kasus dugaan penganiayaan terhadap Ahmad Ria (24), warga Desa Lalumpe, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu 08 Juni 2019, berhasil diamankan Tim Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Lembean Timur. Tindak pidana ini terjadi pada Kamis 06 Juni 2019, usai pesta minuman keras (miras) di Desa Atep Oki.

Kelima lelaki yang tercatat warga Desa Atep Oki, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa ini, masing-masing IL alias Iwan (33), IR alias Rico (18), JS alias Jun (21), SM alias Stiv (16) dan AT alias Ari (17),

Salah satu tersangka, diduga menganiaya korban dengan badik. Untung saja korban sempat menghindar dan melarikan diri kemudian melapor ke Polsek Lembean Timur,” kata Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Minahasa, Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Fadli.

Kelima tersangka bersama barang bukti (babuk), menurut Fadli, sudah diamankan.

Dari lima tersangka, dua orang diantaranya yang masih dibawah umur,” ungkapnya.

Peristiwa, Fadli menceritakan, berawal saat korban bersama temannya pada Kamis 06 Juni 2019, malam, sekitar pukul 20.00 WITA, dari Desa Toloun, Kecamatan Kombi menuju Desa Parentek untuk bertemu salah satu teman. Setelah bertemu, korban bersama temannya mampir ke Desa Atep Oki dan ketemu Iwan dan teman-temannya sambil meminum minuman keras jenis captikus.

Saat itu Ahmad dan Iwan saling adu mulut. Tak berapa lama Ahmad pun beranjak dan membawa motornya untuk kembali ke rumah. Namun sialnya motor Ahmad terjatuh masuk parit dan saat itulah Iwan yang saat itu memegang pisau diduga langsung menusuk Ahmad yang sudah terjatuh.

Saat mau menikam kedua kalinya, beberapa saksi langsung melerai kemudian Ahmad langsung melarikan diri dan bersembunyi di parit. Namun sempat dikejar oleh salah satu pelaku.

Mereka dikenakan pasal 170 ayat 1.2 ke 1 sub 351 ayat 1.2 jo 55 KUHP dan pasal 2 ayat 1 UU drt No 12 Tahun 1951,” tambahnya. | ALFIAN TEDDY