You are currently viewing LN ‘Babe’ Palar
Lambertus Nicodemus Palar.

LN ‘Babe’ Palar

Nama: Lambertus Nicodemus Palar

TTL : Rurukan, Tomohon, 05 Juni 1900

TTM : Jakarta, 13 Februari 1981

***

  • Tahun 1947: Pada saat pecah perang antara tentara kolonial Belanda dengan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia, ia mengundurkan diri sebagai anggota Parlemen Negeri Belanda.
  • Tahun 1947-1950: Diangkat oleh Pemerintah Republik Indonesia menjadi Juru Bicara RI di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia memperjuangkan kedaulatan Kemerdekaan Indonesia di depan Dewan Keamanan PBB.
  • Tahun 1950 memimpin misi ke Moskow untuk mendesak pemerintah Uni Sovyet agar tidak mem-veto usul masuknya Republik Indonesia menjadi anggota baru PBB. Setelah misi berhasil, Indonesia menjadi anggota baru PBB yang ke-60 pada tahun 1950.
  • Tahun 1950-1953 diangkat menjadi Wakil Tetap RI yang pertama dengan pangkat Duta Besar untuk PBB.

L.N.Palar, atau Nico Palar, adalah sosok negarawan Indonesia asal Minahasa, sebagai seorang Kawanua tulen, mantan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh.

Dia seorang Duta Besar profesional atau karir yang luar biasa dan berkuasa penuh di pusat-pusat dunia yang serba berat, yaitu di PBB dua kali, New Delhi India, Bonn Jerman, Moskow Uni Soviet, Ottawa Kanada, dan Washington Amerika Serikat sejak tahun 1947 hingga tahun 1970.

Sejak tahun 1936 ia berada di Belanda dan setelah Perang Dunia ia menjadi Anggota Parlemen negeri Belanda untuk mewakili Partai Buruh Belanda.

Pada tahun 1947 kembalike Indonesia bersama-sama orang Indonesia dalam rombongan besar pulang ke Indonesia dari Eropa untuk membantu perjuangan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia

Sebagai Anggota Parlemen Belanda, dia diterima dengan protokol yang sewajarnya oleh Perdana Menteri merangkap Menteri Luar Negeri Sutan Syahrir dan Wakil Menteri Luar Negeri Haji Agus Salim kemudian diterima oleh Presiden Soekarno.

Leave a Reply