Setelah dimediasi Polsek Ratahan, akhirnya antara FK alias Fandi, pelaku pengrusakan pintu warung milik anggota TNI yang bertugas di Koramil Ratahan dan Serda Erfandi berdamai. Fandi berjanji akan memperbaiki pintu warung yang dirusaknya. Pengrusakan ini terjadi, Jumat 17 Agustus 2018.
Setelah dimediasi Polsek Ratahan, akhirnya antara FK alias Fandi, pelaku pengrusakan pintu warung milik anggota TNI yang bertugas di Koramil Ratahan dan Serda Erfandi berdamai. Fandi berjanji akan memperbaiki pintu warung yang dirusaknya. Pengrusakan ini terjadi, Jumat 17 Agustus 2018.

Mabuk, Fandi Rusak Warung Milik Anggota TNI

KRIMINALITAS

RATAHAN, publikreport.com – Disinyalir dalam keadaan mabuk karena minuman keras (miras), FK alias Fandi (38), warga Kelurahan Tosuraya Selatan, Kecamatn Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Jumat 17 Agustus 2018, diduga merusak warung milik anggota TNI (Tentara Nasional Indonesia) yang bertugas di Koramil (Komando Rayon Militer) Ratahan. Akibatnya Fandi harus berurusan dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Ratahan.

Fandi merusak pintu warung milik Sersan Dua (Serda) Erfandi yang berada di Lingkungan III, Kelurahan Tosuraya, Kecamatan Ratahan.

“Tersangka diamankan pemilik warung dan diserahkan ke Polsek Ratahan,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ratahan, Komisaris Polisi (Kompol) Sammy Pandelaki.

FK alias Fandi, menurut Sammy, menendang pintu warung itu, sehingga pintunya terlepas, rusak. Usai beraksi pelaku melarikan diri, namun berhasil dikejar pemilik warung.

Setelah melalui proses mediasi, Sammy mengungkapkan, akhirnya kedua pihak sepakat berdamai. Pelaku berjanji akan memperbaiki pintu warung yang dirusaknya.

“Kesepakatan ini tertuang dalam surat pernyataan yang ditandatangani kedua belah pihak,” tambahnya. | RIO YANTO

Leave a Reply