You are currently viewing Mahasiswa IPB Teliti Maleo di TN Bogani Nani Wartabone
Tim Ekspedisi Sayap Bonawa MPA Lawalata IPB saat tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, Senin, 23 Juli 2018. Para mahasiswa ini akan melakukan penelitian tentang Maleo Senkawor dan peran masyarakat terkait konservasi Maleo di TN Bogani Nani Wartabone yang berada di perbatasan Provinsi Sulut dan Gorontalo.

Mahasiswa IPB Teliti Maleo di TN Bogani Nani Wartabone

MANADO, publikreport.com – Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang tergabung dalam Mahasiswa Pencinta Alam (MPA) Lawalata tertarik melakukan penelitian Maleo di Sulawesi Utara (Sulut). Penelitian ini dilakukan sekitar 16 mahasiswa di Taman Nasional (TN) Bogani Nani Wartabone.

“Ekspedisi kali ini kami namakan Ekspedisi Sayap Bonawa. Ekspedisi kami akan lakukan selama lebih dari satu bulan di TN Bogani Nani Wartabone. Tim ekspedisi sudah mendarat di Bandar Udara (Bandara) Sam Ratulangi Manado, pada Senin, 23 Juli 2018,” jelas Ketua Tim Ekspedisi, Mhd Andre Rofiansyah H.

BACA JUGA: Ini Penyebab Burung Terus Terancam di Alam Liar…

Tujuan Ekspedisi Sayap Bonawa ini, Andre menjelaskan, antaranya akan mengkaji karakteristik lokasi peneluran Maleo Senkawor dan mengetahui potensi pakan di habitatnya. Tim ekspedisi juga akan melakukan wawancara kepada masyarakat Desa Tulabolo dan Pinogu di Provinsi Gorontalo guna mengetahuui peran masyarakat terhadap kegiatan konservasi Maleo.

“Kami berharap dapat memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat masyarakat mengenai Maleo Senkawor yang berstatus endangered (terancam punah) menurut IUCN’s Red List dan juga mengenai konservasi Maleo,” ungkapnya.

BACA JUGA: Melindungi Maleo Harus Ada Aksi Bersama

MPA Lawalata IPB ini, menurut Andre merupakan organisai pencinta alam yang berbasis scientific adventure dan bergerak pada lingkungan hidup. Organisasi ini didirikan pada 21 September 1974.

Setiap tahun, Andre mengatakan, MPA Lawalata melakukan Studi Lapang Anggota (SLA) bagi anggota muda.

“Tahun ini SLA anggota muda dilakukan di TN Bogani Nani Wartabone yang berlokasi di perbatasan Provinsi Sulut dan Gorontalo,” ujarnya.

BACA JUGA: TNLL Selamatkan Maleo Lewat Sistem Penangkaran

Ekspedisi ini, Andre menambahkan, didukung Kampus IPB, Lawalata IPB, Balai TN Bogani Nani Wartabone, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wildlife Conservation Society (WCS) dan EPASS.

Leave a Reply