You are currently viewing Manado Diteror Macet, Pemerintah Diminta Jangan Diam
Kemacetan yang terjadi di salah satu ruas jalan di Kota Manado. (Foto: Zonautara.com)

Manado Diteror Macet, Pemerintah Diminta Jangan Diam

MANADO, publikreport.com – Kemacetan yang semakin parah menjadi teror bagi masyarakat Kota Manado setiap harinya. Dinas Perhubungan Daerah (Dinhubda) Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) diminta tidak diam saja, namun segera mencari solusi penguraian kemacetan.

Hal ini diungkapkan personel Komisi III Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Adriana Dondokambey, kepada wartawan, Kamis 23 November 2017.

“Manado sebagai Ibukota Sulut dilanda macet parah setiap hari. Dinhubda jangan diam saja, tapi harus punya solusi segera,” tegasnya.

Ia juga mengharapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut melalui Dinhubda memaksimalkan anggaran di tahun 2018 nanti untuk penanganan kemacetan di Kota Manado.

“Pemprov Sulut fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, entah itu Ring Road III maupun pelebaran jalan lainnya. Namun Dinhubda juga harus proaktif mencari cara agar kemacetan bisa diminimalisir,” desaknya.

Terkait hal ini, beberapa waktu lalu, Kepala Dinhubda Sulut, Joy Oroh, mengatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Manado dan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado.

“Kami akan rapat dalam waktu dekat ini untuk membicarakan penanganan lalu lintas jelang Natal. Mengingat di momen itu, masyarakat dari Minahasa, Tomohon, serta Kabupaten dan Kota lainnya akan memadati Kota Manado,” ungkap dia.

Dalam rapat tersebut, berbagai solusi kemacetan akan dibicarakan. Mulai dari pembagian jalur, hingga pembukaan jalur di jalan-jalan atau lorong yang menghubungkan Jalan Sam Ratulangi dan Jalan Piere Tendean (Boulevard).

Leave a Reply