Ilustrasi, lulusan taruna/taruni salah satu sekolah kedinasan.
Ilustrasi, lulusan taruna/taruni salah satu sekolah kedinasan.

Mau Masuk Sekolah Kedinasan? Ini Lembaga dan Waktunya….

PENDIDIKAN

JAKARTA, publikreport.com – Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemnPANRB), Dwi Wahyu Atmaji, Kamis 28 Maret 2019,mengumumkan penerimaan calon siswa-siswi/taruna-taruni pada kementerian/lembaga yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan Tahun Anggaran (TA) 2019.

Lembaga pendidikan kedinasan yang membuka penerimaan, adalah:

  1. Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, Kemenkeu, 3.000;
  2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Kemendagri, 1.700;
  3. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), BSSN, 100;
  4. Politeknik Ilmu Kemasyarakatan (POLTEKIP) dan Politeknik Imigrasi (POLTEKIM), Kemenkumham, 600;
  5. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), BIN, 250;
  6. Politeknik Statistika STIS, BPS, 600;
  7. Sekolah Tinggi Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG), BMKG, 250; dan
  8. 11 Sekolah Tinggi, Poltek, dan Akademi, Kemenhub, 2.676.

BACA JUGA: Lulusan Minim, MenPAN & RB Tantang STTD Tingkatkan Jumlah Taruna

Pelamar yang berminat mendaftar secara online melalui portal: https://sscsn.bkn.go.id pada tanggal 09-30 April 2019.

“Calon peserta hanya boleh mendaftar di salah satu program studi dari delapan instansi/lembaga pendidikan kedinasan. Apabila mendaftar di dua program studi atau lebih, maka yang bersangkutan secara otomatis dinyatakan gugur,” tulis pengumuman itu.

Seleksi dilaksanakan secara bertahap di masing-masing kementeiran/lembaga. Salah satu tahapan seleksi adalah Seleksi Kemampun Dasar (SKD) yang menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Sedangkan tahapan seleksi selanjutnya diatur oleh masing-masing kementerian/lembaga.

Peserta dapat mengikuti pendidikan apabila telah dinyatakan lulus keseluruhan tahapan seleksi,” bunyi pengumuman itu.

BACA J UGA: Praja IPDN Diminta Harus Menjadi Agen Perubahan

BACA JUGA: Wagub Ingatkan Sulut Butuh Tenaga Teknis

Sementara pengangkatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), menurut pengumuman ini, dilakukan setelah dinyatakan lulus pendidikan serta memperoleh ijazah dari lembaga pendidikan kedinasan yang bersangkutan, dan ditempatkan pada jabatan tertentu berdasarkan usulan dari kementerian/lembaga yang bersangkutan dan pemerintah daerah (yang melakukan pola pembibitan pada Kementerian Perhubungan) berdasarkan formasi yang ditetapkan oleh Menteri PANRB.

Masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang dikaitkan dengan proses penerimaan siswa-siswi dan taruna-taruni. Tidak ada orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan dengan kewajiban menyediakan uang dalam jumlah tertentu,” tegas pengumuman itu. | DORANG

Leave a Reply