You are currently viewing MenPANRB: Jangan Takut, Adukan Pelayanan Publik Kurang Baik
MenPANRB Asman Abnur memberikan arahan pada acara Pencanangan Gerakan Sadar Lapor yang dilaksanakan bertepatan dengan Car Free Day (CFD), di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Minggu, 15 Juli 2018.

MenPANRB: Jangan Takut, Adukan Pelayanan Publik Kurang Baik

JAKARTA, publikreport.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Asman Abnur mengajak seluruh warga masyarakat untuk mengadukan pelayanan publik yang kurang baik melalui kanal pengaduan LAPOR!. Disampaikan bahwa saat ini masyarakat yang ingin mengadu persoalan pelayanan publik dapat menggunakan kanal LAPOR!, melalui sms ke ke nomer 1708 atau melalui website lapor.go.id.

“Laporan yang berasal dari masyarakat akan masuk ke tim LAPOR! yang dikelola Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB),” tegas Asman, Gerakan Sadar Lapor yang bertepatan dengan Car Free Daya (CFD), Minggu, 15 Juli 2018.

Setelah aduan masuk, Asman menjelaskan, kemudian akan didistribusikan ke Kementerian/Lembaga serta pemda terkait, untuk kemudian ditindaklanjuti.

“Kebijakan bagus tanpa sosialisasi akan percuma. Untuk itu, gerakan sadar lapor hadir untuk mengajak masyarakat  tidak segan atau takut untuk mengadukan layanan publik yang kurang baik,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pelayanan Publik, Adakah Perubahan Paradigma?

Instansi yang tidak menindaklanjuti pengaduan selama beberapa hari, Asman menegaskan akan mendapatkan teguran. Melalui upaya tersebut diharapkan instansi terkait dapat responsif menangani pengaduan dari masyarakat.

“Saya berharap masyarakat mengkritisi pelayanan yang diberikan pemerintah, apabila layanan yang diberikan tidak baik,” ajaknya.

BACA JUGA: Bagaimana Kualitas Pelayanan Publik Pemerintah? Ini Kata Pengamat

Penegasan ini dikemukakannya, menurut Asman, berdasarkan arahan Presiden RI, Joko Widodo yang ingin birokrasi atau pelayanan tidak bertele-tele. Terlebih dengan kecanggihan sistem teknologi informasi (TI) dapat memberi kemudahan masyarakat dalam mengurus perizinan atau lainnya.

“Saya menargetkan melalui gerakan sadar lapor, 80 persen masyarakat mengetahui tempat untuk melapor perihal pelayanan publik,” tegasnya.

BACA JUGA: Reformasi Birokrasi Dimulai dari Pimpinan

Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPANRB, Diah Natalisa menyampaikan Gerakan Sadar Lapor merupakan upaya promosi, edukasi, dan penyebaran informasi mengenai Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) dengan menggunakan platform nasional, aplikasi LAPOR!. Pelaksanaan kegiatan yang bersamaan dengan kegiatan CFD dilakukan agar seluruh masyarakat dapat mengetahui serta ikut berpartisipasi dalam melaporkan pelayanan publik yang dirasa masih kurang baik.

BACA JUGA: Beribu Harapan di Mal Pelayanan Publik

“Gerakan Sadar Lapor bertujuan untuk menginformasikan, serta menyebarluaskan aplikasi LAPOR!, yang diperuntukan bagi masyarakat yang ingin mengadukan layanan yang masih kurang baik. Dengan sasaran generasi milenial diharapkan dapat menggugah mereka untuk lebih peduli lagi dengan pelayanan publik,” ujarnya.

Gerakan Sadar Lapor diselenggarakan serentak, di Jakarta, Palembang, Banjarmasin, Bandung, Makassar, dan Cirebon. Dalam kesempatan tersebut, Kementerian PANRB juga meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP), yakni aplikasi untuk percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik dan transparansi informasi pelayanan publik. | DORANG

Leave a Reply