Merah Putih ‘Berkibar’ Dibawah Laut Malalayang
Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayor Jenderal (Mayjen) Tiopan Aritonang, Komandan Resort Militer (Danrem) 131/Santiago, Brigadir Jenderal (Brigjen) Joseph Robert Giri, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulut dan para pejabat Pemerintah Provinsi Sulut, foto bersama di Pantai Malalayang, Manado, Provinsi Sulut usai pembentangan Bendera Merah Putih, Kamis 15 Agustus 2019.

Merah Putih ‘Berkibar’ Dibawah Laut Malalayang

MANADO, publikreport.com – Bendera Merah Putih sepanjang 500 meter dan lebar 6 meter, dibentangkan di kedalaman 15 meter di Laut Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis 15 Agustus 2019. Pembentangan Merah Putih dibawah laut ini digelar Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka, memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), 17 Agustus.

Pembentangan Bendera Merah Putih ini dilakukan 74 penyelam dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat. Angka 74, sebagaimana Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2019.

Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey yang menghadiri acara ini mengatakan, kegiatan yang sangat bagus yang tentunya berdampak secara luas bagi pariwisata Sulut.

Tentunya ini menjadi kebanggaan bagi kita,” ucapnya.

Bendera Merah Putih, Olly menjelaskan, adalah salah satu identitas Bangsa Indonesia, yang di dalamnya tersirat atau tersimpan makna filosofis (merah berarti berani, dan putih berarti suci) serta kisah perjuangan para pendahulu.

Kita sebagai generasi yang tinggal mengisi kemerdekaan. Tentunya apa yang bisa kita renungi bagaimana Bendera Merah Putih ini dicanangkan dalam rangka menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelasnya.

Begitu banyak darah, harta dan segala yang dikorbankan untuk membawa NKRI ini. Dalam kesempatan ini kita sebagai warga negara yang baik tentunya harus terus menjaga dan membangkitkan semangat untuk pejuang-pejuang yang sudah lebih dulu membangun NKRI ini,” sambung Olly.

Hadir dalam kegiatan ini, antaranya Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayor Jenderal (Mayjen) Tiopan Aritonang, Komandan Resort Militer (Danrem) 131/Santiago, Brigadir Jenderal (Brigjen) Joseph Robert Giri, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulut dan para pejabat Pemerintah Provinsi Sulut. | VERONICA DSK