You are currently viewing Mereka Menutup Akses ke Pembangunan Jalan Tol
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Matuari, Komisaris Polisi (Kompol) Dolfie Rengkuan memediasi masyarakat dan PT Jasa Marga, PT Presisi. Masyarakat Kelurahan Sagerat Weru I, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu 21 Agustus 2019, menutup akses ke pembanguna jalan tol. Setelah dimediasi akhirnya masyarakat menerima keputusan dan membuka kembali jalan itu, sehingga pembangunan jalan tol berjalan normal kembali.

Mereka Menutup Akses ke Pembangunan Jalan Tol

BITUNG, publikreport.com – Sejumlah masyarakat Kelurahan Sagerat Weru I, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu 22 Agustus 2019, menutup akses pembangunan jalan tol di kelurahan mereka tepatnya di kompleks pangkalan ojek Perumahan Mutiara, Kelurahan Sagerat II. Mereka menuntut agar pihak Jasa Marga atau PT Presisi duduk bersama guna berdialog dengan masyarakat. Mereka memohon kepada pemerintah kelurahan dan kecamatan supaya dapat memfasilitasi aspirasi mereka.

Tuntutan dikemukakan menyusul terjadinya krisis air pada masyarakat. Mereka berjanji akan membuka akses jalan jika sudah ada pertanggungjawaban dari pihak terkait mengenai masalah air ini.

Menjembatani permasalahan warga ini, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Matuari, Komisaris Polisi (Kompol) Dolfie Rengkuan kemudian mencoba melakukan mediasi. Proses mediasi yang juga dihadiri Camat Matuari, Steven Prok, Sekrataris Kecamatan Matuari, Denny Wantah, Lurah Sagerat Weru I, Maria Mety, perwakilan PT Presisi dan tokoh masyarakat akhirnya mengambil solusi dengan menjadualkan kembali pertemuan pada Jumat 23 Agustus 2019 bertempat di Rumah Adat Tongkonan Toraja.

Masyarakat yang melakukan penutupan akses

Akses jalan itu kemudian dibuka masyarakat, sehingga kegiatan pembangunan jalan tol kembali berlangsung normal. | CHRISTIAN G

Leave a Reply