You are currently viewing Meski Ada Penembakan, Pembangunan Jalan Trans Papua Tetap Jalan
Presiden RI, Joko Widodo bersama rombongan saat melintasi jalan Trans Papua dengan sepeda motor, beberapa waktu lalu. (Foto: Tempo)

Meski Ada Penembakan, Pembangunan Jalan Trans Papua Tetap Jalan

WAMENA, publikreport.com – Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Papua akan terus berupaya membuka isolasi daerah melalui pembangunan jalan Trans Papua, meski ada penembakan terhadap para pekerja.

Kepala Satker PJN Wilayah IV Papua, Togap Harianto di Jayawijaya, Kamis 14 Desember 2017, mengatakan insiden penembakan terhadap pekerja jalan Trans Papua tidak menyurutkan semangat mereka untuk membuka daerah agar terhindar dari isolasi pembangunan.

Selasa 12 Desember 2017, pekerja jalan Trans Papua diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang mengakibatkan satu diantara tiga korban meninggal dunia.

“Penembakan pasti menghambat karena ada yang terbunuh, yakni satu orang operator, tetapi tidak menyurutkan tekad kita. Kita tetap bekerja. Tidak ada penghentian sementara terhadap pengerjaan jalan Trans Papua. Tetap berjalan. Mungkin satu dua hari ini perlu ada operasi dari teman-teman untuk mengkondisikan supaya lebih aman di sana,” jelasnya.

Pejabat Pembuat Komitmen di PJN Wilayah IV Vinsensius Tua Sihotang menyampaikan turut berduka atas kasus penembakan yang menyebabkan satu operator alat berat atau pekerja jalan Trans Papua meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka tersebut.

“Mudah-mudahan keluarga diberikan ketabahan, kekuatan untuk menghadapi cobaan ini. Ini menjadi pelajaran kuat untuk kita dan kami berharap mudah-mudahan tidak akan terjadi lagi,” katanya.

BACA JUGA: Bangun Trans Papua, Jokowi: Ini Bukan Soal Ekonomi, Ini Masalah Keadilan Sosial

Penanggung jawab kegiatan jalan Trans Papua dari Mugi ke Mumugu di Kabupaten Nduga itu mengatakan, segera dilakukan konsolidasi agar pekerja melakukan aktivitas tanpa adanya gangguan penembakan dari kelompok bersenjata.

“Yang jelas kita dalam pelaksanaan pekerjaan, di dalam dua, tiga hari ini ada konsolidasi penguatan, dalam pasukan juga. Tetapi ke depan kita tidak terlalu takut untuk melaksanakan pembangunan. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi tantangan seperti itu (penembakan),” katanya.

BACA JUGA: BBPJN: Dua Titik Jalan Trans Papua Sudah Terhubung

Ia mengatakan konsolidasi ke lapangan nantinya dilakukan oleh tim pengamanan dari Batalyon Raider dan Dentasemen Zeni Tempur (Denzipur) Jayapura.

“Mereka akan penguatan dan langsung melanjutkan pekerjaan sampai selesai,” katanya. | ANTARANEWS.com

Leave a Reply