Ilustrasi.
Ilustrasi.

Misteri Proyek Gagal di Langowan

Sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mempertanyakan dana berbandrol Rp400 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2018 Kabupaten Minahasa, untuk pembelian lahan  guna perluasan gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Desa Wolaang, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten MInahasa.  Warga menuding Dinas Kesehatan (Dinkes) Minahasa lalai sehingga gagal merealisasikan proyek itu.

“Penting bagi masyarakat untuk mengetahui penggunaan dana APBD. Kita tidak tahu uraian LPj (Laporan Pertanggungjawaban) APBD 2018 itu seperti apa. Kemana dana itu? Tentunya harus ditelusuri, jangan-jangan lari ke kantong yang salah,” kata Stenly Sigar, salah satu pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Terpisah, Yamin Makuasang, aktivis LSM LPPNRI mengatakan, masyarakat tentu sangat membutuhkan gedung, fasilitas Puskesmas yang memadai. Kinerja jajaran Dinkes Minahasa dipertanyakannya. Alasannya, dana untuk pembelian lahan perluasan Puskesmas sudah lewat pembahasan berbulan-bulan, tapi Dinkes Minahasa tak mampu mengawal proyek pengadaan itu.

“Anggaran sebesar itu akhirnya sia-sia. Saya menduga telah terjadi salah penggunaan anggaran,” ujarnya.

BACA JUGA: Pustu/Poskesdes Terlantar, Kepala Dinas: Jarang Kunjungan Masyarakat

Leave a Reply