Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Utara (Sulut), Yusuf MP, Selasa 16 Juli 2019, melakukan penebaran ikan mujair (oreochromis mossambicus) dan oreochromis niloticus serta ikan lele (clarias) ke kolam-kolam milik Kantor BPTP Sulut. Penebaran ini dalam rangkaian soft opening Obor Pangan Lestari (Opal) KRPL dan Tagrimart.
Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Utara (Sulut), Yusuf MP, Selasa 16 Juli 2019, melakukan penebaran ikan mujair (oreochromis mossambicus) dan oreochromis niloticus serta ikan lele (clarias) ke kolam-kolam milik Kantor BPTP Sulut. Penebaran ini dalam rangkaian soft opening Obor Pangan Lestari (Opal) KRPL dan Tagrimart.

Mujair dan Lele Ditebar

MANADO, publikreport.com – Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Utara (Sulut), Yusuf MP, Selasa 16 Juli 2019, melakukan penebaran ikan mujair (oreochromis mossambicus) dan oreochromis niloticus serta ikan lele (clarias) ke kolam-kolam milik Kantor BPTP Sulut. Penebaran ini dalam rangkaian soft opening Obor Pangan Lestari (Opal) KRPL dan Tagrimart.

Soft opening Opal ini, menurut Yusuf MP, untuk memberikan penegasan akan keseriusan dari Balitbangtan BPTP Sulut serta para pegawai akan komitmen bersama masing-masing kelompok pengkaji dalam memberdayakan aset milik negara dengan keragaman tanaman pekarangan.

Ini bentuk komitmen dan dukungan Balitbangtan BPTP Sulut untuk menghilirderaskan inovasi teknologi produksi komoditas sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral, untuk ketersediaan pangan skala rumah tangga. Dengan keragaman tanaman memanfaatkan potensi pekarangan, baik langsung tanam dalam tanah dan melalui media/wadah polybag untuk halaman berbeton, dan pemanfaatan limbah plastik. Diharapkan akan menjadi contoh disekitar kita,” jelas Yusuf yang didampingi. Kepala Seksi (Kasie) KSPP dan para Ketua Kelompok Pengkaji (Kelji).

Harapan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengkaji di Balitbangtang BPTP Sulut, Yusuf melanjutkan, agar model kegiatan yang dikembangkan di pekarangan kantor yang dikemas dalam Opal direplikasikan di rumah masing-masing.

Terutama para penyuluh, saya tegaskan ini harus jadi model laboratorium diseminasi di rumah setiap penyuluh pertanian (PP). Penanggung jawab Opal, KRPL dan Tagrimart, agar menyiapkan benih dan bibit untuk dibagikan pada teman-teman di kantor,” tegasnya.

Leave a Reply