Naga Ditangkap, Ribuan Butir Obat Keras Disita Polisi
Ribuan butir obat keras diamankan Satuan Reserse Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan Terlarang) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa ketika menangkap lelaki berinisial FM alias Naga (36), warga Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 05 April 2020.

Naga Ditangkap, Ribuan Butir Obat Keras Disita Polisi

KRIMINALITAS

MINAHASA, publikreport.com – Lelaki berinisial FM alias Naga (36), warga Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 05 April 2020, diamankan Satuan Reserse Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan Terlarang) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa. Dari penangkapan ini polisi berhasil mengamankan ribuan butir obat keras jenis trihexyphenidyl.

Naga, menurut Kpeala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Minahasa, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ferdy Pelengkahu, ditangkap dikompleks Era Baru Rinegetan, yakni halaman belakang rumahnya, ketika sedang menjual obat keras kepada seorang perempuan.

“Naga dan seorang perempuan pembeli telah diamankan di Mapolres Minahasa untuk proses lanjut,” kata Ferdy.

Setelah diamankan, Ferdy mengatakan, polisi langsung melakukan pengembangan. Hasilnya berhasil diamankan barang bukti berupa obat keras trihexyphenidyl sebanyak 1.657 butir.

BACA JUGA: Polres Minahasa Bongkar Sindikat Obat Keras

BACA JUGA: Apotik dan Toko Obat Disinyalir Jual Obat Keras Tak Sesuai Prosedur

Kepada polisi, Naga mengaku obat itu didapatkannya dari lelaki berinisial AT alias Mida, warga Kelurahan Tounkuramber, Tondano. Personil langsung bergerak cepat mengamankan Mida, pada Minggu 05 April 2020, sekitar jam 11.30 WITA dan langsung di bawa ke Mapolres Minahasa,” jelasnya, seraya menambahkan polisi selanjutnya akan melakukan pegnembangan untuk mengungkap jaringan peredaran obat keras, melakukan uji di Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) serta melengkapi administrasi penyidikan dan membuat berkas perkara. | ALFIAN TEDDY