You are currently viewing Narkotika di Lapas Manado, 4 Orang Ditangkap
Barang bukti narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan Direktorat Reserse Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan Terlarang) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) yang dipimpin Komisaris Besar (Kombes) Eko Wargiyanto di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Manado, Senin 06 Januari 2020. Pengungkapkan kasus ini setelah Tim Sub Direktorat (Subdit) III Direktorat Narkoba Polda Sulut bekerja sama dengan petugas Lapas Manado.

Narkotika di Lapas Manado, 4 Orang Ditangkap

KRIMINALITAS

MANADO, publikreport.com – Empat orang, masing-masing berinisial LM alias Luter (42), LT alias Lani, DT alias Doni dan TK alias Toar, Senin 06 Januari 2020 ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan Terlarang) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) yang dipimpin Komisaris Besar (Kombes) Eko Wargiyanto. Keempatnya merupakan tersangka penyalahgunaan narkotika di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Manado. Dari penangkapan ini turut diamankan sejumlah barang bukti berupa 7 paket sabu, 4 unit handphone (Hp) dan 1 celana pendek.

Terungkapnya kasus penyalahgunaan narkotika di Lapas Manado ini, menurut Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulut, Kombes Jules Abraham Abast, setelah kepolisian menerima laporan masyarakat dan kemudian Tim Sub Direktorat (Subdit) III Direktorat Narkoba Polda Sulut bekerja sama dengan petugas Lapas Manado dan berhasil menangkap tersangka LM di dalam Lapas itu, pada Senin 06 Januari 2020, sekitar pukul 23.00 WITA. Ketika itu LM diduga berusaha memasukan paket sabu ke dalam Lapas dan akan menyerahkan paket itu kepada warga binaan.

Saat penangkapan, ditemukan tujuh paket sabu. Setelah dilakukan pengembangan oleh Tim Subdit III, akhirnya didapati 3 orang tersangka lainnya, yaitu DT dan TK sebagai warga binaan, serta LT yang membantu LM mendapatkan paket sabu tersebut,” jelasnya.

Barang bukti Narkoba jenis sabu yang ditemukan, Jules mengatakan, berasal dari Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Kini keempat pelaku penyalagunaan narkotika telah ditetapkan sebagai tersangka, dan telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Sulut. Kasus ini masih terus dikembangkan,” ujarnya.

Para tersangka, Jules menambahkan, dikenakan Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun atau denda paling banyak Rp8 miliar. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply