Ilustrasi, nasi jaha.
Ilustrasi, nasi jaha.

Nasi Jaha Khas Minahasa

Kuliner ini sangat khas. Nasi jaha demikian tou Minahasa menyebutnya. Nasi jaha ini sangat populer bagi tou Minahasa. Hampir setiap pesta baik suka maupun duka hampir selalu tersedia. Membuat nasi jaha cukup mudah, bahan-bahannya pun gampang didapatkan. Yang cukup merepotkan adalah ketika membakar bambu yang berisikan nasi jaha.

BACA JUGA: Nasi Jaha di Minahasa, Lamang di Sumbar
BACA JUGA: Dodol dan Nasi Jaha Masih Favorit Pengucapan Minsel

Untuk membuat nasi jaha, bahannya berupa beras ketan, santan (kelapa), pondang (daun pandan), goraka (jahe), sarimbata (sereh) dan garam – (juga sediakan buluh (bambu dan daun pisang serta tentunya kayu bakar). Beras dicuci bersih, kemudian air santan diberi bumbu-bumbu yang disediakan. Selanjutnya sediakan bambu yang diisi dengan daun pisang. Isi beras ketan sesuai takaran kemudian tambahkan air santan yang telah dibumbui.

BACA J UGA: RW (baca: erwe)

Setelah itu atur berjejer rapih bambu-bambu yang telah berisi nasi jaha dibesi panjang buat api dan bakar bambu-bambu sambil tentunya diawasi, diputar-putar, supaya bambu tidak hangus.

BACA JUGA: Cucur
BACA JUGA: Apang

Setelah santan mendidih dan dirasa mulai matang, api kemudian dikecilkan buat bambu-bambu seperti dipanggang. Setelah masak, angkat, buka bambunya, potong-potong nasi jaha dan sajikan. | NGARANNA Production

BACA JUGA: Ragey
BACA JUGA: Saguer

Leave a Reply