Denny Welem (42), nelayan asal Kelurahan Melonguane Timur, yang ditemukan meninggal di perairanantara Desa Tarun, Kecamatan Melonguane dan Desa Tarohan, Kecamatan Beo, saat divakuasi Tim Polres Talaud dan Polsek Beo.
Denny Welem (42), nelayan asal Kelurahan Melonguane Timur, yang ditemukan meninggal di perairanantara Desa Tarun, Kecamatan Melonguane dan Desa Tarohan, Kecamatan Beo, saat divakuasi Tim Polres Talaud dan Polsek Beo.

Nelayan Meninggal Diatas Ponton

MELONGUANE, publikreport.com – Denny Welem (42), seorang nelayan asal Kelurahan Melonguane Timur, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu, 01 September 2018, sekitar pukul 14.30 WITA, ditemukan tak bernyawa di atas ponton ‘tetap tenang’ yang berjarak dua jam perjalanan dari Pelabuhan Pamboat Sawang, sekitar antara perairan Desa Tarun, Kecamatan Melonguane dan Desa Tarohan, Kecamatan Beo.

“Mayat ditemukan oleh Johan Tumambo, nelayan asal Desa Sawang, Kecamatan Melonguane,” jelas Kapolres Kepulauan Talaud melalui Kepala Satuan (Kasat) Narkoba, Inspektur Satu (Iptu) Rolly Mahole.

Saat itu, Rolly mengatakan, Johan hendak melihat ponton miliknya di seputaran Kecamatan Beo. Dalam perjalanan, saksi melihat ada pamboat milik korban yang terombang-ambing di kejauhan. Setelah didekati saksi melihat korban dalam keadaan tertelungkup perahu.

“Saksi merapatkan pamboatnya kemudian mengguncang tubuh korban, namun sudah tidak bergerak dan setelah beberapa saat diketahui sudah tidak benyawa,” ujarnya.

Mengetahui hal tersebut, menurut Rolly, saksi mengambil tali milik korban kemudian dikaitkan ke pamboat selanjutnya ditarik ke darat. Ponton awalnya akan ditarik ke Pantai Desa Sawang namun karena arus yang kuat pamboat saksi tidak mampu menarik sehingga ditambatkan di pelabuhan Desa Tarohan.

“Saat itu Satpolair, piket fungsi dan SPKT Unit Identifikasi dan Polsek Melonguane serta Polsek Beo langsung ke TKP (Tempat Kejadian Perkara),” katanya.

“Berdasarkan informasi dari keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit tekanan darah tinggi,” tambah Rolly. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply