Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totozik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung, Selasa 28 Mei 2019, sekitar pukul 22.00 WITA, mengamankan lelaki, RM alias Rob (27) yang dikenal sebagai aparatur Linmas (Perlindungan Masyarakat) di Kecamatan Tomohon Tengah. RM ditangkap karena dilaporkan diduga telah menganiaya AA alias Angel (27) seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Kelurahan Kamasi.
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totozik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung, Selasa 28 Mei 2019, sekitar pukul 22.00 WITA, mengamankan lelaki, RM alias Rob (27) yang dikenal sebagai aparatur Linmas (Perlindungan Masyarakat) di Kecamatan Tomohon Tengah. RM ditangkap karena dilaporkan diduga telah menganiaya AA alias Angel (27) seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Kelurahan Kamasi.

Aniaya PRT, Oknum Linmas Diciduk Tim Totosik

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Berdasarkan laporan polisi nomor: LP/269/V/2019/Sulut/SPKT/Res-Tmhn, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totozik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, dipimpin Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung, Selasa 28 Mei 2019, sekitar pukul 22.00 WITA, mengamankan lelaki, RM alias Rob (27) yang dikenal sebagai aparatur Linmas (Perlindungan Masyarakat) di kampung tempat tinggalnya dibilangan Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Rob diamankan karena dilaporkan diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap perempuan AA alias Angel (27) yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Kelurahan Kamasi, Kecamatan Tomohon Tengah.

“Tersangka RM ditangkap di rumahnya saat sedang tertidur di kamar,” kata Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Tomohon, Inspektur Satu (Iptu) Johnny Marthen Kreysen.

Dalam laporan polisi, Johnny mengatakan, korban menceritakan, pada Senin 27 Mei 2019, sekitar jam 07.00 WITA, korban sedang berada di tempat kerjanya di Kelurahan Kamasi. Tiba-tiba tersangka datang, mendekat dengan senjata tajam (sajam) jenis pisau di tangannya dan diduga dengan tangan kirinya melingkari leher korban dan tangan kanan mengarahkan pisau ke mata sebelah kanan korban.

“Akibat perbuatan tersangka, mengakibatkan seputaran mata korban lecet,” jelasnya.

Sementara tersangka saat diinterogasi Tim URC Totozik, Johnny melanjutkan, mengaku marah besar karena korban telah menyebarkan berita bohong (lamu, calota) tentang isterinya.

“Itulah motif tersangka,” ujarnya.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tomohon, Ajun Komisaris Polisi (AKP) mengatakan personil piket Reskrim sementara menangani untuk proses lanjut. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply