Operasi Cegah Teroris Diperbatasan Berakhir
Operasi Aman Nusa III di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina yang digelar sejak Mei 2017, MInggu 26 November 2017, pukul 24.00 WITA, resmi berakhir.

Operasi Cegah Teroris Diperbatasan Berakhir

MANADO, publikreport.com – Operasi Aman Nusa III yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Sulut di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina (Sangihe-Talaud) sejak Mei 2017, berakhir pada Minggu 26 November 2017, pukul 24.00 WITA.

Operasi Aman Nusa berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sulut STR/294/XI/2017, merupakan operasi mencegah kelompok teroris masuk wilayah Sulawesi Utara dan Indonesia.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Talaud, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), M Denny I Situmorang SIK memberikan apresiasi kepada seluruh personil BKO (Bantuan Komando Operasi) yang telah ditugaskan ke wilayah perbatasan, serta masyarakat Nanusa dan Miangas.

“Terima kasih. Sudah banyak membantu tugas kepolisian di wilayah perbatasan,” ucap Denny, Selasa 28 November 2017.

Kendati Operasi Aman Nusa III telah ditutup, Denny berharap, Kepolisian Sektor (Polsek) yang ada di wilayah perbatasan agar selalu menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

“Antisipasi segala bentuk potensi masuknya teroris ke wilayah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) khususnya Sulawesi Utara. Jaga situasi tetap aman dan kondusif,” imbaunya.

Hal lain yang harus dilakukan, meningkatkan patroli serta deteksi dini masuknya teroris maupun orang tak dikenal yang berpotensi mengganggu Kamtibmas.

Penutupan Operasi Aman Nusa III ini diiringi masyarakat yang ada di perbatasan. Masyarakat berbondong-bondong melepas pasukan dengan tradisi adat setempat. | ALFIAN TEDDY