Ilustrasi. (spaceotechnologies)
Ilustrasi. (spaceotechnologies)

Panada Pemkot Manado Raih Penghargaan, Menteri PANRB Berharap…

JAKARTA, publikreport.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin berharap penguatan pelayanan publik menjadi salah satu kegiatan prioritas reformasi birokrasi nasional. Kebijakan pembinaan inovasi pelayanan publik tidak berhenti pada memunculkan inovasi yang unggul melalui kompetisi inovasi dan kontestasi UNPSA. Tetapi inovasi tersebut ditransfer kepada unit atau institusi lainnya, melembaga secara berkelanjutan, dan pemerintah menyiapkan program, baik nasional maupun internasional, untuk mendukung hal tersebut.

Tujuan utama bukanlah menjadi juara, tetapi mempertahankan keberlangsungan dan mengembangkan inovasi. “Mempertahankan inovasi, melanggengkan inovasi, serta kebermanfaatan inovasi agar berguna bagi kemaslahatan masyarakat, serta adaptif menjawab dinamika permasalahan bangsa, itulah tujuan utama inovasi,” kata Syafruddin pada penyerahan penghargaan kepada 45 inovasi pelayanan publik terbaik di Istana Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Selasa 15 Oktober 2019.

Kompetisi inovasi pelayanan publik ini, Syafruddin berharap, bisa menjaga roda birokrasi tetap dinamis, adaptif, dan antisipatif terhadap gelombang perubahan. “Penghargaan ini adalah simbol kuat dan solidnya upaya pemerintah menghadirkan kualitas pelayanan publik yang menjawab harapan masyarakat,” ujarnya.

Kompetisi inovasi ini sejalan dengan visi Indonesia maju. Inovasi menjadi kekuatan penting untuk menghadirkan pelayanan pemerintah yang diinginkan publik. Sejak 2013, Kementerian PANRB menggaungkan gerakan One Agency One Innovation.

Paradigma melayani menjadi nilai dan budaya yang mendorong reformasi birokrasi, baik di pusat atau daerah,” jelasnya.

Pemerintah daerah yang masuk dalam 45 inovasi ini, akan menerima Dana Intensif Daerah (DID). Tentu, pemberian DID harus memenuhi kriteria utama, yakni meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), penetapan APBD tepat waktu, memiliki Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), serta menerapkan e-government.

BACA JUGA: Panada Pemkot Manado Masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mengatakan, inovasi adalah tanda majunya sebuah bangsa.

“Inovasi adalah satu kemajuan bangsa. Inovasi yang punya harga yang paling mahal,” ucap Jusuf Kalla saat memberi penghargaan kepala instansi pemerintah, baik kementerian, lembaga, pemerintah daerah, maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Selasa 15 Oktober 2019.

Lahirnya inovasi, menurut Jusuf, bersumber dari inisiatif, pengetahuan, serta pengetahuan teknologi. Inovasi diciptakan untuk mempermudah urusan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup setiap individu, meningkatkan ekonomi warga bahkan meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Sebuah kemajuan negara diukur pada berapa nilai yang bertambah. Memerlukan suatu kebaikan, bagaimana menolong masyarakat,” ungkapnya.

Diketahui, aplikasi Panada yang dikembangkan Pemerintah Kota Manado, masuk dan meraih penghargaan dalam 45 inovasi pelayanan publik ini. | DORANG

Leave a Reply