You are currently viewing Pasar Beo Terbakar
Api berkobar-kobar menghanguskan sejumlah toko dan rumah di Pasar Beo, Kecamatan Beo Barat, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulut, Senin 11 Mei 2020, malam, sekitar pukul 21.00 WITA.

Pasar Beo Terbakar

TALAUD, publikreport.com – Pasar Beo, Kecamatan Beo Barat, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin 11 Mei 2020, malam, sekitar pukul 21.00 WITA, terbakar. Amukan ‘si jago merah’ menghanguskan satu toko sembako (sembilan bahan pokok), delapan toko pakaian dan sepatu serta satu rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

“Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Kami masih mengumpulkan keterangan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Beo, Inspektur Dua (Ipda) Johan Atang.

Sementara sejumlah saksi kepada polis menceritakan, api diduga berasal dari salah satu toko sembako milik Denny W. Menurut, Abdul Rifai Lamunte (23), warga Beo Timur, malam itu dirinya bersama beberapa temannya usai sholt tarawih menuju kios milik orang tua salah satu temannya, Rusli Rusdi alias Uci (22), untuk bermain game online PUBG. Kebetulan kios itu berhadapan dengan toko sembako milik Denny W.

Tak lama kemudian dilihatnya kepulan asap. Awanya dirinya mengira ada orang yang sedang membakar ikan. Namun semakin lama asap terlihat semakin banyak.

Dirinya lalu memastikan sumber asap, yang ternyata berasal dari dalam toko sembako. Dirinya lalu memanggil sopir bentor, Sarif Yusuf dan memberitahukan ada kebakaran di dalam toko milik Denny. Kejadian ini lalu diberitahukan kepada warga lainnya.

Uci kemudian mengendarai sepeda motor untuk memberitahukan kejadian tersebut, dan bertemu dengan istri Denny. Uci segera kembali ke pasar dan api semakin membesar hingga merembet ke kios/toko lainnya.

Sementara itu Sarif berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Hal yang sama juga dilakukan warga sekitar, namun api terus membesar.

Ketika api sementara berkobar, menurut Ipda Johan Atang, kebetulan melintas truk bermuatan air. Air kemudian dipakai menyiram dengan genset. Tak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba, dan petugas bersama masyarakat bahu-membahu memadamkan api.

Ketika api sedang berkobar, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kepulauan Talaud, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Alam Kusuma, bersama Wakil Bupati Kepulauan Talaud dan Komandan Distrik Militer (Dandim) Kepulauan Talaud mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengkoordinri para personil TNI/Polri (Tentara Nasional Indonesia/Kepolisian Negara Republik Indonesia), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan warga yang memadamkan api. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply