Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati didampingi Gubernur Bank Indonesia (BI), Deputi Gubernur BI, dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan keterangan pers di Jakarta, Kamis 23 Mei 2019.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati didampingi Gubernur Bank Indonesia (BI), Deputi Gubernur BI, dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan keterangan pers di Jakarta, Kamis 23 Mei 2019.

Pasca Pemilu, Perekonomian Indonesia Dikatakan Baik

POLITIK | EKONOMI

JAKARTA, publikreport.com – Rapat Koordinasi (Rakor) Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menilai pasca pengumuman hasil rekapitulasi Pemilihan Umum (Pemilu) pada Selasa 21 Mei 2019, lalu, dan menjelang lebaran (awal Juni 2019, mendatang), perekonomian Indonesia masih dalam kondisi baik.

Sampai hari ini masyarakat dan pelaku usaha percaya dan yakin ekonomi Indonesia pasca pengumuman akan tetap baik,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati usai rapat KKSK, di Aula Djuanda, Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis 23 Mei 2019.

Kerusuhan yang terjadi saat disayangkan, Sri Mulyani. Namun, dirinya percaya seluruh investor dan pelaku usaha sudah memahami proses Pemilu dan aparat hukum dapat mengantisipasi dan mengatasi kejadian tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku. Menurutnya, sikap percaya ini yang mendasari penyelenggaraan seluruh negeri dan akan tercermin pada indikator ekonomi nasional.

Selain itu, Sri Mulyani mengatakan, proses pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) sudah terealisasi separuhnya dan akan terus memantau pencairan sisanya. Ia berharap masyarakat dapat merayakan lebaran dengan suasana aman setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan.

Kita berharap suasana keamanan akan bisa terjaga sehingga masyarakat bisa menyelenggarakan ibadah Ramadan dan sekaligus merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga dan saudara yang juga biasanya memberikan dampak yang positif kepada ekonomi,” ucapnya.

BACA JUGA: KPU: Jokowi-Ma’ruf Suara Terbanyak

KKSK sesuai mandatnya, Sri Mulyani menegaskan, akan terus menjaga stabilitas sektor keuangan sebagai suatu sektor yang sangat strategis dan penting dalam menjaga perekonomian Indonesia tanpa kompromi.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo pada kesempatan itu menyatakan Bank Indonesia telah meningkatkan pelayanan penukaran uang menyambut hari raya di 2.975 titik, baik di pusat maupun kantor cabang. Ia meyakinkan kebutuhan uang di masyarakat untuk Lebaran akan dapat dipenuhi oleh Bank Indonesia.

BACA JUGA: Pemilu Usai, Jokowi Ajak Masyarakat Rajut Persatuan

Juga hadir dalam Rakor KKSK ini, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, serta perwakilan Ketua Dewan Kehormatan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). | DORANG

Leave a Reply