Pelaporan SPT Pajak di Tengah Pandemi Covid-19
Suryo Utomo, Dirjen Pajak Kemenkeu.

Pelaporan SPT Pajak di Tengah Pandemi Covid-19

JAKARTA, publikreport.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerapkan kebijakan relaksasi penyampaian dokumen kelengkapan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Tahun 2019, di tangah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Relaksasi penyampaian dokumen SPT 2019 ini, menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kemenkeu, Suryo Utomo, tidak hanya ditujukan kepada orang pribadi tetapi juga badan. Kebijakan ini berdasarkan pada PER-06/PJ/2020 Tata Cara Penyampaian, Penerimaan dan Pengolahan SPT Pajak Penghasilan Tahun Pajak 2019 Sehubungan dengan Pandemi Covid-19.

“Penyampaian SPT tahunan orang pribadi mundur dari 31 Maret 2020 ke 30 April 2020. Penyampaian SPT tahunan wajib pajak tidak diperpanjang, yakni tetap 30 April 2020,” kata Suryo saat konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 di Jakarta, Senin 27 April 2020.

Terhadap wajib pajak orang pribadi atau badan, Suryo mengatakan, saat penyampaian SPT, mereka dapat memberikan beberapa kelengkapan saja. Kelengkapan penyampaian SPT sangat banyak tergantung jenis usaha dan kegiatan wajib pajak. Dicontohkannya, mulai dari laporan keuangan dan laporan lain.

“Tanggal 30 April ini, diberikan kesempatan hanya transkrip elemen laporan keuangan untuk wajib pajak badan, disertakan di SPT atau laporan keuangan sederhana yang berupa neraca-neraca sederhana untuk wajib pajak orang pribadi, yang perlu disertakan pada waktu menyampaikan SPT paling lambat tanggal 30 April 2020,” jelasnya.

BACA JUGA: Arti Memiliki NPWP

Sehubungan dengan dokumen-dokumen yang wajib dilampirkan, batas waktu sampai dengan 30 Juni 2020. Karena masih sekitar 2 bulan, para wajib pajak untuk mengumpulkannya. Kelonggaran ini dipertimbangkan mengingat kondisi pandemik.

“Kami memberikan relaksasi bahwa SPT tetap disampaikan tanggal 30 April, namun demikian, untuk kelengkapannya masih dapat disampaikan sampai dengan tanggal 30 Juni tahun 2020,” terangnya. | DORANG