Pelayanan Publik Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Ilustrasi.

Pelayanan Publik Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat

JAKARTA, publikreport.com – Setiap inovasi pelayanan publik yang diciptakan penyelenggara negara harus menjawab kebutuhan masyarakat. Pemerintah pusat maupun daerah harus bisa membaca perubahan zaman yang selalu beriringan dengan perubahan kebutuhan publik.

Hal ini dikatakan Ketua Tim Panel Independen JB Kristiadi, usai wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2019 hari kedua, di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rabu 03 Juli 2019.

Jangan mengada-ada, tapi apa kebutuhan riil itulah yang kita perbaiki dan sempurnakan. Kalau perlu hal-hal seperti perizinan itu disederhanakan,” jelasnya.

KIPP yang telah dilaksanakan kelima kalinya ini dinilai Kristiadi, semakin membaik. Salah satu buktinya adalah beberapa ‘wajah baru’ yang masuk dalam 99 inovasi terbaik tahun 2019. Jumlah proposal yang diajukan dalam Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) pun meningkat dari tahun lalu. Tahun ini, ada 3.156 proposal dari 331 instansi yang diajukan. Partisipasi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah (pemda), menurut Kristiadi, berjalan dengan baik dan membuktikan keinginan untuk optimalisasi serta perbaikan kualitas pelayanan publik.

Pastinya mereka sudah semakin mengetahui apa kebaruan-kebaruan dan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.

Para inovator yang masuk dalam Top 99, tak boleh merasa puas. Mereka, Kristiadi menegaskan, harus mengembangkan inovasinya sesuai kebutuhan publik dari masa ke masa. | DORANG

Tinggalkan Balasan