Warga Keluhkan Adanya Pemadaman Listrik
Kabel milik PT PLN (Persero) dan PT Telkom nampak berseliweran di atas trotoar pusat kota depan Menara Alfa Omega. Kabel-kabel ini otomatis ‘merusak’ pemandangan. Selain kabel-kabel ini, nampak tatakan bunga dari besi yang dirancang sedemikian rupa untuk meletakan bunga. Namun, sudah cukup lama tatakan bunga ini tidak terdapat lagi kembang satupun. Justru tatakan bunga ini kini membahayakan pejalan kaki. Foto diambil Senin, 06 Agustus 2018, siang. (Foto: Donny Turang/PUBLIKREPORT.COM)

Warga Keluhkan Adanya Pemadaman Listrik

TOMOHON, publikreport.com – Sejumlah warga Kota Tomohon mengeluhkan terjadinya pemadaman aliran listrik oleh PT PLN (Persero). Pasalnya, putusnya aliran listrik membuat aktivis terganggu. Apalagi jika pemadaman listrik dilakukan pada jam-jam sibuk.

“Sudah dua hari ini (Rabu, 12 September dan Kamis, 13 September 2018) terjadi pemadaman listrik pada sekitar jam 10.00 WITA hingga jam 12.00 WITA. PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) harus lebih mensosialisasikan jika akan dilakukan pemadaman aliran listrik,” kata Jan, Monica dan Riko warga Tomohon Tengah.

Pemadaman aliran listrik di jam-jam seperti itu, Jan melanjutkan, sangat mengganggu aktivitasnya. Apalagi dirinya merupakan seorang pebisnis online.

“Sangat mengganggu dan menghambat usaha yang dijalankan. Sebab, saya mempergunakan sejumlah perangkat dalam menjalankan usaha saya. Saya berharap PT PLN jika akan melakukan pemadaman aliran listrik, supaya jangan di jam-jam sibuk,” ujarnya.

BACA JUGA: Dua Kapal MVPP Pasok Listrik di Sulut, Investor Diminta Jangan Takut