Pemda Diminta Prioritaskan Vaksinasi untuk Lansia
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan.

Pemda Diminta Prioritaskan Vaksinasi untuk Lansia

JAKARTA, publikreport.com – Kepada seluruh gubernur, bupati dan walikota se-Indonesia, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin meminta supaya memprioritaskan pelaksanaan vaksinasi bagi penduduk lanjut usia (lansia) umur 60 tahun ke atas yang memiliki tingkat kerentanaan tinggi jika terpapar Covid-19 (Coronavirus Disease 2019).

“Penting diingat bahwa pada saat Ramadan, kemungkinan banyak keluarga yang ingin bertemu orang tuanya sangat tinggi. Jadi, tolong dipastikan dalam sebulan ini prioritas diberikan vaksinasi kepada para lansia, sehingga mereka, senior-senior kita ini, bisa kita lindungi. Kalau nanti dikunjungi oleh keluarganya, mereka sudah relatif imunitasnya lebih baik,” kata Budi dalam keterangan pers menyambut kedatangan vaksin Covid-19 tahap 8 di Bandara (Bandar Udara) International Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten, Minggu 18 April 2021.

Semua pihak, Budi meminta, supaya terus meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan Covid-19 karena pandemi belum berakhir. Terlebih dengan adanya kenaikan lonjakan kasus yang terjadi di sejumlah negara di kawasan Eropa, Asia seperti India dan Filipina, Papua Nugini, serta negara di Amerika Selatan seperti Chili dan Brazil. Ketidakwaspadaan, berpotensi memicu terjadinya lonjakan kasus dan dapat membuat berbagai upaya dan usaha keras yang dilakukan dalam penanganan Covid-19 menjadi sia-sia.

“Jangan sampai program vaksinasi yang sudah berjalan, program PPKM Mikro yang sudah berjalan, yang sudah bisa menurunkan konfirmasi kasus Covid-19-19 selama ini, membuat kita menjadi tidak waspada, membuat kita menjadi tidak hati-hati, karena lonjakan bisa terjadi lagi. Alangkah sedihnya kalau usaha keras kita selama ini jadi sia-sia karena lonjakan yang terjadi, karena kita lupa, kita kurang waspada,” ungkapnya.

Pemerintah daerah, Budi berharap supaya terus menjalankan program vaksinasi yang telah digulirkan pemerintah, termasuk di bulan Ramadan ini.

“Pesan saya kepada seluruh teman-teman di daerah, kepala daerah (gubernur, bupati, dan walikota), terus jalankan program vaksinasi. MUI (Majelis Ulama Indonesia) sudah bilang bahwa selama bulan puasa vaksinasi tidak membatalkan puasa, jadi terus dijalankan,” ucapnya.

Semua pihak, Budi menambahkan supaya tetap menerapkan protokok kesehatan meski sudah divaksinasi.

“Sekali lagi, tetap menjalankan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Dan terus kita vaksinasi, terutama para lansia kita sampai Lebaran nanti,” imbaunya. | VERONICA DSK

Leave a Reply