Pemda se-Sulut Diharap Membantu Reformasi Agraria
Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Steven OE Kandouw saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reformasi Agraria (GTRA) di Grand Kawanua City International (GKIC) Manado, Senin 22 April 2019.

Pemda se-Sulut Diharap Membantu Reformasi Agraria

BACA JUGA: Pemerintah Pusat Sulit Prioritaskan Tomohon, Kecuali….

BACA JUGA: Bertahun-tahun Warga Minahasa Tak Kunjung Terima Sertifikat Tanah

BACA JUGA: Tanah Eks Onderneming di Ranotongkor ‘Diperdagangkan’?

BACA JUGA: Konflik Panjang Petani Tondangow dan PT PGE Area Lahendong

Kinerja Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam mendorong pembangunan infrastruktur di Sulut, diapresiasi Steven. Pembangunan infrastruktur perlu dukungan BPN untuk pembebasan lahan. Khusus Sulut sangat gencar pembangunan infrastruktur secara masif.

Secara de facto sampai sekarang bantuan BPN luar biasa. Contohnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, kalau tak ada terobosan BPN status tanahnya tidak jelas. Mereka berani menetapkan status tanahnya sehingga Presiden meresmikannya Begitu juga dengan Tol Manado-Bitung rencana bulan oktober akan diresmikan dan Bendungan Kuwil serta Ring Road III,” ungkapnya.

Turut hadir dalam Rakor ini, antaranya Direktur Landreform Kementerian Agraria, Tata Ruang/BPN, Arief Pasha dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Sulut, Freddy Kolintama. | VERONICA DSK