Tim gabungan yang melakukan pencarian terhadap nelayan asal Tongkeina Kecamatan Bunaken, Sem Tahulending yang tenggelam saat melaut, resmi menghentikan pencarian pada Minggu 14 Januari 2018, pukul 18.00 WITA. (Foto: antarasulut)
Tim gabungan yang melakukan pencarian terhadap nelayan asal Tongkeina Kecamatan Bunaken, Sem Tahulending yang tenggelam saat melaut, resmi menghentikan pencarian pada Minggu 14 Januari 2018, pukul 18.00 WITA. (Foto: antarasulut)

Pencarian Nelayan Hilang Resmi Dihentikan

MANADO, publikreport.com – Tim gabungan pencarian nelayan yang hilang di perairan Tongkeina, Minggu 14 Januari 2018, pukul 18.00 WITA, resmi menghentikan pencarian. Tim gabungan ini terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Penghentikan pencarian kami lakukan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur). Sebab sudah dilakukan selama lima hari hasilnya nihil. Kkorban tidak ditemukan dan dinyatakan hilang,” kata Sekretaris BPBD Kota Manado, Astuty Kai, Minggu 14 Januari 2018.

Setelah menghentikan pencarian terhadap korban, Astuty mengatakan, pihaknya menyampaikan hal tersebut kepada keluarga korban, yakni istri dan anak-anaknya dengan menyertakan penjelasan sesuai ketentuan. Selain itu, pihaknya juga akan membuat laporan resmi bahwa nelayan asal Tongkeina, Kecamatan Bunaken itu sudah tewas karena terjatuh ke laut saat melaut Selasa 09 Januari 2018 sore.

“Kami tetap memberikan dukungan moral kepada keluarga korban dan berharap bisa menerima kenyataan apabila Sem sudah hilang dan dinyatakan tewas,” ucapnya.

Leave a Reply