You are currently viewing Pengakuan Oknum Pegawai Bulog: Sebulan 2 Kali Jual Raskin
Pengakuan lewat video, AM alias Adi, Petugas Bidang Angkutan Raskin Bulog Divre Bolmong. Adi merupakan pegawai Bulog Divre Bolmong yang mendistribusikan Raskin ke 8 kecamatan.

Pengakuan Oknum Pegawai Bulog: Sebulan 2 Kali Jual Raskin

BOLMONG, publikreport.com – Petugas Bidang Angkutan Beras Miskin (Raskin) Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Bolaang Mongondow (Bolmong), AM alias Adi dalam sebuah rekaman video mengaku kerap menjual beras yang diperuntukan bagi masyarakat prasejahtera.

Adi mengaku dipercayakan sebagai penyalur di 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Bolmong. Sebeluym melakukan penyaluran Raskin Adi menceritakan dirinya harus melapor ke Ketua Satuan Tugas (Satgas) yang bernama Bernad. Kemudian Raskin dikeluarkan, dengan perintah Bernad, beras dijual ke Raman yang diduga sebagai penadah.

“Uang hasil penjualan dibawa kepada Bernad,” cerita Adi dalam video berdurasi 2 menit 11 menit itu.

Dalam video itu, Adi juga mengaku dalam satu bulan dua kali dilakukan penjualan Raskin sebanyak 10 ton hingga 20 ton.

Kasus Raskin di Bulog Divre Bolmong ini, penyidik Polres Bolmong telah memerika sedikitnya 80 kepala desa, serta telah memanggil dan memeriksa Kepala Bulog Divre Bolmong, Ronni Rasyid, bendahara serta satu staf.

Dari pemeriksaan sementara, diduga ada selisih 400 ton Raskin yang tidak diterima warga miskin di Bolmong raya. Raskin ini disinyalir dijual keluar daerah Bolmong raya, yakni ke Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Aksi ini, menurut penyidik kepolisian, diduga sudah berlangsung sejak 2015 dan 2016, dengan modus ada pihak ketiga yang membeli Raskin tersebut.

Sedangkan untuk 2017, oknum pegawai Bulog sudah tidak menggunakan pihak ketiga lagi. Diduga sudah menjual langsung ke pembeli di luar daerah. | TOTABUAN.co

Leave a Reply