PUBLIKREPORT.com

Pengamat: Banyak Jalan Rusak

INGIN ARTIKEL DIBACAKAN: https://publikreport.com

“Jalan sudah dibuat. Tapi saluran air tidak ada. Akibatnya, badan jalan menjadi jalan air. Otomatis jalan cepat rusak”

MANADO, publikreport.com – Pemerintah selalu menggaungkan apa yang dilaksanakan adalah untuk kesejahteraan rakyat. Di sisi lain, masih banyak infrastruktur jalan yang rusak. Apakah itu jalan negara, provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Sarana jalan harus diperhatikan pemerintah. Bagaimana meningkatkan kesejahteraan rakyat jika infrastruktur jalan amburadul,” kata Pengamat Pembangunan dan Kebijakan Publik, Doktor Jerry Massie.

BACA JUGA: Jalan Rusak di Tomohon

Infrastruktur jalan yang dibangun dan dipelihara dengan baik, menurut Jerry, tentunya akan menggerakan banyak sektor. Di situlah kemudian roda perekonomian bergerak dan terjadi multiplayer effeck bagi masyarakat.

“Faktor jalan penting dalam peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar peraih S3 (Doktor) dari salah satu universitas di Amerika Serikat (AS) ini.

BACA JUGA: Aturan Pemberian Nama Jalan

Infrastruktur jalan, Jerry mengatakan, harus dibangun dengan baik artinya berkualitas. Bukan asal sekedar dibuat, dan tak lama kemudian aspalnya mulai mengelupas dan terjadi lubang menganga di sana-sini. Jalan yang dibangun berkualitas, harus dijaga/dirawat masyarakat sekitarnya.

“Tugas pemerintah membangun jalan yang baik. Masyarakat juga harus berperan dalam merawatnya,” katanya.

BACA JUGA: Ruas Jalan Tomohon-Tanawangko (Antara Kamasi-Woloan) Rusak

Jalan yang baik, Jerry melanjutkan, tentunya bukan hanya dibangun jalan saja. Tapi juga harus diperhatikan pilah-pilah jalan hingga saluran airnya atau drainasenya. Namun, kenyataan yang sering terlihat saat ini, pemerintah hanya membangun jalan saja. Sedangkan saluran air masih dinomor duakan.

“Jalan sudah dibuat. Tapi saluran air tidak ada. Akibatnya, badan jalan menjadi jalan air. Otomatis jalan cepat rusak,” jelasnya.

Manado-Tomohon perlu jalan alternatif

Khusus jalan protokol Manado-Tomohon, Jerry menilai, pemerintah sudah perlu jalan alternatif. Apalagi jalan yang ada sekarang rawan terjadinya longsor dan pohon tumbang.

“Pembebasan lahan untuk jalan alternatif Manado-Tomohon sudah harus dicari solusinya,” tegasnya.

BACA JUGA: Petani Kakaskasen dan Wailan Minta Jalan Ini Diaspal

Diketahui, beberapa waktu lalu pemerintah pernah mencoba memperbaiki ruas jalan alternatif Tomohon-Manado via Kinilow-Kali (Pineleng). Sayangnyta bagaimana kelanjutan jalan alternatif ini tak ada kabarnya lagi.

Tentang jalan alternatif Kinilow-Kali (Pineleng) ramai dibicarakan ketika Gunung Lokon meletus, di mana ruas jalan protokol Manado-Tomohon masuk dalam radius zona bahaya.

Sesuatu hal yang penting bagi publik kerap dilupakan para pengambil kebijakan. DORANG

BACA JUGA: Quo Vadis Penataan Ruang Kota Tomohon

 

0 Reviews

Write a Review

Read Previous

Sulut Tingkatkan Ekspor Gula Merah

Read Next

Jalan Rusak, Warga: Sangat Membahayakan

Leave a Reply