Pengaruh Badai Mangkhut, Perairan Sulut ‘Bergelora’
Ilustrasi.

Pengaruh Badai Mangkhut, Perairan Sulut ‘Bergelora’

MANADO, publikreport.com – Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Sutikno mengatakan siklon tropis Mangkhut ikut memberi dampak terhadap beberapa wilayah di Indonesia termasuk Sulawesi Utara (Sulut). Dampaknya terjadi gelombang laut yang cukup tinggi di sejumlah wilayah perairan Sulut, bahkan hingga Maluku Utara (Malut), Papua dan Papua Barat.

“Gelombang laut dengan ketinggian 1,25-2,5 meter di perairan selatan Sulut, perairan timur Bitung, perairan barat dan timur Halmahera, Laut Halmahera, serta perairan utara Papua Barat hingga Papua,” jelas Sutikno.

Gelombang laut dengan ketinggian 2,5-4,0 meter, Sutikno melanjutkan, terjadi di Laut Maluku bagian utara, perairan utara Halmahera, Samudra Pasifik utara Halmahera.

Dari hasil analisa, Kamis, 13 September 2018, jam 07.00 WIB, Sutikno menjelaskan, posisi siklon tropis Mangkhut berada di Samudera Pasifik sebelah timur Filipina (14,5 LU, 131,4 BT) atau sekitar 1.400 kilometer sebelah utara timur laut Tahuna.

Tinggalkan Balasan