Penggunaan Anggaran Covid-19, Pemprov Fokus pada Sektor …

Penggunaan Anggaran Covid-19, Pemprov Fokus pada Sektor …
Ilustrasi.

MANADO, publikreport.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Edwin Silangen menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut telah melakukan recofusing anggaran untuk penanganan Covid-19 (Coronavirus Disease 2019), sebesar Rp95,5 miliar untuk tahap pertama. Anggaran ini untuk tiga sektor, yakni kesehatan, sosial dan ekonomi.

Pada sektor kesehatan, anggaran digunakan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), obat-obatan, operasional tenaga kesehatan, pembagian masker dan hand sanitizer, rapid test, rumah singgah dan rehabilitasi rumah sakit dan laboratorium

Di bidang sosial, anggaran untuk jaring pengaman sosial/social safety net, bantuan bahan pokok dan makanan siap saji.

Dan pada sektor ekonomi untuk pembelian produk lokal, antara lain daging ayam, captikus-untuk bahan handsanitizer-, restrukturisasi kredit/pinjaman masyarakat dan penjualan online bahan pokok.

BACA JUGA: Pemkot Tomohon Diminta Jujur Tentang Anggaran Covid-19

Hal ini dipaparkan Edwin Silangen saat mengikuti video conference pencegahan tindak pidana korupsi (tipikor) pengelolaan anggaran penanganan pandemi Covid-19, dengan Koordinator Wilayah Pencegahan (Korwilgah) 3 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Aida Ratana Zulaiha di Manado, Kamis 14 Mei 2020.

“Di Provinsi Sulut, pak gubernur telah melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati), Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Inspektorat. Tim ini sudah mendampingi Pemerintah Provinsi Sulut, diminta atau tidak,” jelas Edwin, seraya mengapresiasi Korsupgah KPK yang tanpa henti melakukan pengawalan kepada Pemerintah Provinsi Sulut bersama dengan 15 kabupaten dan kotadi Sulut terkait anggaran penanganan Covid-19.

BACA JUGA: Rp521 Miliar, Anggaran Penanganan Covid-19 di Sulut

Leave a Reply