Ilustrasi. Penyakit Lupus. (entresemana.mx)
Ilustrasi. Penyakit Lupus. (entresemana.mx)

Penyakit Lupus, Cek 10 Gejalanya

Di Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret ini, tak ada salahnya kita membahas penyakit yang identik dengan kaum Hawa, yakni lupus. Lupus adalah penyakit autoimun yang bisa menyebabkan pembengkakan atau beberapa gejala lain pada tubuh.

Gejala lupus bervariasi. Beberapa orang dapat mengalami gejala ringan, sementara yang lain dapat mengalami gejala yang lebih parah. Gejala biasanya dimulai pada awal masa dewasa, dari masa remaja hingga usia 30-an. Orang yang terkena lupus dapat mengalami gejala-gejala umum yang diikuti oleh periode remisi. Jadi, sangat mudah bagi kita untuk mengabaikan gejala awal lupus.

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja. Tapi penelitian telah menemukan bahwa sekitar 9 dari 10 orang yang terkena lupus adalah perempuan. Selanjutnya, tingkat keparahan gejala bisa bervariasi pada setiap orang.

Deteksi dan pencegahan dini dapat mencegah lupus menyebar ke organ tubuh seperti ginjal, jantung, atau otak. Oleh karena itu, perlu diwaspadai tanda-tanda awal lupus, seperti yang dibagikan Boldsky berikut.

  1. Kelelahan

Sekitar 90 persen orang yang terkena lupus mengalami beberapa tingkat kelelahan sesuai penelitian. Tetap aktif, berpegang pada rutinitas tertentu, akan membantu menjaga tingkat energi tetap tinggi.

  1. Demam tanpa sebab

Salah satu gejala awal lupus adalah terjadinya demam tanpa sebab tertentu. Suhu akan bervariasi antara 37-38,5 derajat celcius, tidak terlalu mencolok, sehingga gejala demam ini sering diabaikan dan dianggap sebagai demam biasa atau ringan.

  1. Rambut rontok

Penipisan rambut juga dianggap sebagai tanda utama seseorang terkena lupus. Kerontokan rambut terjadi karena radang kulit kepala.

  1. Ruam kulit atau lesi

Ruam berbentuk kupu-kupu yang muncul di jembatan hidung adalah salah satu gejala lupus yang terlihat. Hal itu bisa terjadi secara tiba-tiba atau mungkin muncul setelah menghabiskan beberapa waktu di bawah terik matahari.

Leave a Reply