Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto memberikan keterangan pers mengenai penyergapan teroris. di Mabes Polri, Jakarta, 13 Mei 2018. Selain menggeledah rumah terduga teroris di Tambun, Tim Densus 88 menembak empat terduga teroris anggota JAD di Terminal Pasir Hayam, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto memberikan keterangan pers mengenai penyergapan teroris. di Mabes Polri, Jakarta, 13 Mei 2018. Selain menggeledah rumah terduga teroris di Tambun, Tim Densus 88 menembak empat terduga teroris anggota JAD di Terminal Pasir Hayam, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)

Penyebar Hoaks Gempa Palu Teridentifikasi

HUKUM

JAKARTA, publikreport.com – Empat orang penyebar hoaks yang berkaitan dengan bencana gempa bumi dan tsunami di wilayah Donggala, Palu dan sekitarnya telah teridentifikasi oleh kepolisian.

“Penyebar hoaks kami kejar di Majene. Kami sudah tahu identitasnya, mudah-mudahan akan segera ditangkap. Ada empat orang yang sudah teridentifikasi,” ujar Kepala Divisi Hubungna Masyarakat (Humas) Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Setyo Wasisto di Jakarta, Selasa, 02 Oktober 2018.

Setyo menuturkan berita hoaks yang muncul salah satunya adalah adanya imbauan masyarakat untuk mewaspadai Bendungan Bili-Bili yang retak, padahal setelah Polsek Mamuju Gowa melakukan pengecekan, hasilnya bendungan dalam kondisi baik dan aman.

Hoaks selanjutnya adalah informasi gempa susulan sebesar 8,1 skala richter dan BNPB telah melakukan klarifikasi informasi tersebut tidak benar.

Beredarnya foto-foto korban yang disebarkan sebagai foto korban bencana Palu juga ditemukan hoaks setelah diverifikasi ditemukan gambar tersebut merupakan korban perang di Timur Tengah.

Setyo mengatakan kabar warga melakukan blokade dan menjarah bandara juga merupakan hoaks, karena fakta sebenarnya warga sedang mengantri menaiki pesawat.

Sementara itu, Kominfo menemukan berita bohong atau hoaks yang berkaitan dengan bencana gempa bumi dan tsunami di wilayah Donggala, Palu dan sekitarnya antara lain tentang meninggalnya Walikota Palu.

Informasi penerbangan gratis dari Makasar menuju Palu gratis untuk keluarga korban juga merupakan berita bohong karena pesawat Hercules TNI AU yang menuju ke Palu diutamakan membawa bantuan logistik, paramedis, obat-obatan, makanan siap saji, dan alat berat.

Kominfo mengimbau seluruh masyarakat tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya atau tidak jelas sumbernya. | ANTARANEWS.com

Leave a Reply